You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penghuni Rusun Tambora Keluhkan Kualitas Air
photo Doc - Beritajakarta.id

Penghuni Rusun Tambora Keluhkan Kualitas Air

Penghuni Rumah Susun (Rusun) Tambora, Jakarta Barat, mengeluhkan buruknya kualitas air yang mengalir ke unitnya. Selain terasa payau, air juga tidak bisa dipergunakan untuk mandi.

Airnya kadang keruh dan efeknya bisa menyebabkan gatal-gatal saat dipakai mandi

"Airnya kadang keruh dan efeknya bisa menyebabkan gatal-gatal saat dipakai mandi," ujar Yuyun (50), salah satu penghuni lantai I Rusun Tambora, Senin (7/9).

Yuyun mengatakan, untuk memasak sehari-hari dirinya harus membeli air galon isi ulang seharga Rp 7.000. Ini pun hanya bisa mencukupi kebutuhan untuk memasak selama 3 hari. "Air galon itu cuma bisa untuk 3 hari paling lama. Kan untuk minum, dan memasak, kadang juga untuk mandi," tuturnya.

Air di Rusunawa Tambora Berwarna Kuning

Terkait hal ini Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Ika lestari Aji mengatakan, selama ini laporan yang didapat dari pihak Perusahaan Air Minum (PAM) kondisi air di Rusun Tambora sudah berjalan dengan normal dan tanpa ada sedikitpun rasa asin.

"Kan Air PAM sudah masuk dan sudah jalan. Tapi kalau memang masih asin nanti kita akan bilang agar air PAM nya ditambah," tandas Ika.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6751 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5663 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2860 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1876 personAnita Karyati