You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Awak Angkutan Umum Teladan dan Ojol Pelopor KITA Jakarta 2026 ist2
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Program Ojol Pelopor KITA Jakarta Ajak Pengemudi Jadi Teladan Berlalu Lintas

Kick Off Pemilihan Awak Angkutan Umum Teladan dan Ojol Pelopor KITA Jakarta 2026 menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara pemerintah, operator transportasi, perusahaan aplikasi, dan komunitas pengemudi.

"Bangun komitmen bersama,"

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, kegiatan yang diikuti lebih dari 200 pengemudi ojek online dan taksi dari berbagai perusahaan itu menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kemitraan dalam menghadapi berbagai tantangan transportasi perkotaan.

Dishub-Komunitas Ojek Online Perkuat Kolaborasi Keselamatan Berkendara

"Forum ini kami harapkan menjadi titik awal kolaborasi antara Dinas Perhubungan, perusahaan aplikasi, dan komunitas pengemudi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu kami ingin membangun komitmen bersama agar keselamatan berlalu lintas, ketertiban ruang jalan, dan kenyamanan bermobilitas dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan," ujar Budi, Jumat (3/7).

Untuk mendukung tujuan tersebut, forum menghadirkan narasumber dari Kepolisian, Satpol PP, pengamat transportasi, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya guna memperkuat budaya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Selain itu, Dishub juga bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) untuk menghadirkan berbagai layanan bagi peserta. Pengemudi dapat memanfaatkan layanan administrasi kependudukan, seperti pencetakan KTP yang rusak, pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga memperoleh informasi mengenai balai latihan kerja dan berbagai program pelatihan.

Berdasarkan data tahun 2025, jumlah pengemudi ojek online aktif dan semiaktif di Jakarta diperkirakan mencapai 200.000 hingga 300.000 orang. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam ekosistem transportasi ibu kota, terutama sebagai penghubung perjalanan first mile dan last mile menuju layanan angkutan umum. Dengan mobilitas yang tinggi di jalan, para pengemudi dinilai memiliki peran strategis dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Lebih lanjut, Dishub mengajak para pengemudi untuk menjadi pelopor budaya berlalu lintas dengan mematuhi peraturan, memanfaatkan titik jemput (pick up point) yang telah disediakan, mengutamakan keselamatan dibanding mengejar target perjalanan, serta menjaga etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Program Ojol Pelopor KITA Jakarta bukan sekadar penghargaan. Ini merupakan upaya membangun kolaborasi jangka panjang agar semakin banyak pengemudi yang menjadi teladan dalam keselamatan berkendara, ketertiban berlalu lintas, dan pelayanan kepada masyarakat. Harapan kami, lalu lintas Jakarta semakin lancar, parkir liar semakin berkurang, dan masyarakat dapat bermobilitas dengan lebih aman dan nyaman," kata Budi.

Melalui program tersebut, Dishub akan membekali peserta dengan materi keselamatan berkendara, etika berlalu lintas, pelayanan kepada pelanggan, serta pemahaman mengenai transportasi perkotaan.

Program Ojol Pelopor KITA Jakarta mengadopsi pendekatan yang selama ini diterapkan dalam Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas, yakni membentuk peserta terpilih melalui proses seleksi, pembekalan, dan kampanye keselamatan agar mampu menjadi teladan di lingkungannya. Bedanya, program ini secara khusus menyasar komunitas pengemudi ojek online yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga Jakarta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye1717 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

    access_time30-09-2026 remove_red_eye1678 personFolmer
  3. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1564 personAnita Karyati
  4. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1562 personTiyo Surya Sakti
  5. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye1396 personAnita Karyati