You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengerukan jalan melawai tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pengerukan Saluran di Jalan Melawai I Angkat Tujuh Truk Sedimen

Pengerukan saluran air di Jalan Melawai I, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan berhasil mengangkat lebih dari tujuh truk sedimen lumpur dan sampah. 

"Sebelumnya terjadi genangan di kawasan Blok M"

Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Kebayoran Baru, Sutopo mengatakan, pengerukan dilakukan setelah pihaknya menemukan tumpukan sampah dan sedimen yang menyumbat saluran usai terjadinya genangan akibat hujan berintensitas tinggi beberapa waktu lalu.

Pembersihan Saluran di Jelambar Angkut 50 Karung Sampah

"Sebelumnya terjadi genangan di kawasan Blok M akibat hujan dengan intensitas tinggi. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata saluran air dipenuhi tumpukan sampah dan sedimen lumpur yang menghambat aliran air," ujarnya, Selasa (7/7).

Sutopo menjelaskan, pengerukan dilakukan sepanjang 510 meter dengan melibatkan 12 personel Pasukan Biru dibantu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Melawai. 

"Proses pengerjaan berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Saluran ini sudah lama tidak dikeruk karena berbagai kendala. Akibatnya, tumpukan sampah, terutama sampah plastik, mendominasi saluran dan menghambat aliran air," terangnya.

Ia meminta masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke saluran air. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah penyumbatan yang dapat memicu genangan saat hujan.

"Kawasan Blok M merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat yang selalu ramai dikunjungi. Untuk itu, saya mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Semoga ke depan tidak lagi terjadi genangan," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Faiz Adzimi mengapresiasi kinerja jajaran Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Kebayoran Baru yang sudah bekerja membersihkan saluran meski harus masuk ke dalam gorong-gorong yang tertutup dan minim pencahayaan.

"Kerja keras mereka patut diapresiasi. Saya berharap masyarakat yang melihat perjuangan ini semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

    access_time06-07-2026 remove_red_eye2629 personTiyo Surya Sakti
  2. Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1332 personDessy Suciati
  3. JKF 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Menuju Jakarta Kota Global

    access_time05-07-2026 remove_red_eye1259 personFakhrizal Fakhri
  4. Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1243 personDessy Suciati
  5. Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1227 personDessy Suciati