You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PSX 20260707 140108
photo Nurito - Beritajakarta.id

Munjirin Resmikan Bank Sampah di Pulo Gadung

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin meresmikan Bank Sampah Kemilau di RW 06, Kelurahan Pulo Gadung, Kecamatan Pulo Gadung. Fasilitas yang dibangun melalui program corporate social responsibility (CSR) PT Aneka Tambang (Antam) Tbk Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP Logam Mulia) ini diharapkan menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Jakarta Timur.

"Pengelolaan dan pemilahan sampah"

Munjirin mengatakan, kehadiran Bank Sampah Kemilau merupakan bentuk kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung penyelesaian persoalan sampah dari sumbernya. Program ini juga sejalan dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Optimalisasi Bank Sampah dan TPS 3R Tekan Volume Sampah Jakarta

"Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada PT Antam yang telah berkolaborasi dengan Pemkot Jakarta Timur dalam pengelolaan dan pemilahan sampah," ujarnya, Selasa (7/7).

Ia berharap, program CSR serupa tidak hanya dilaksanakan di Kelurahan Pulo Gadung, tetapi juga diperluas ke wilayah lain di Jakarta Timur agar budaya memilah sampah dari sumber dapat diterapkan secara lebih optimal.

Sementara itu, General Manager PT Antam Tbk UBPP Logam Mulia, Ismail menjelaskan, program tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

"Rangkaian HUT ke-58 PT Antam menjadi momentum untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan," terangnya.

Ia menambahkan, melalui peresmian Bank Sampah Kemilau dan penyaluran tempat sampah pilah, PT Antam ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat agar terbiasa memilah sampah sejak dari rumah. 

"Sinergisitas antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus mendukung target pengurangan sampah di Jakarta," ungkapnya.

Ia memaparkan, salah satu keunggulan Bank Sampah Kemilau adalah penggunaan tempat sampah pilah organik berkapasitas 120 liter yang telah dilengkapi kode QR (QR Code) untuk mendukung pencatatan digital melalui sistem Bank Sampah Pintar (BSP). 

"Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pemantauan sampah secara lebih modern," bebernya.

Ia menuturkan, nama Kemilau dipilih sebagai simbol harapan agar sampah yang dikelola memiliki nilai ekonomi. Hasil pengelolaan sampah nantinya dapat dikonversikan menjadi tabungan yang diwujudkan dalam bentuk emas atau logam mulia.

"Kami ingin Bank Sampah Kemilau dapat menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan warga dalam menciptakan lingkungan bersih, sehat, serta berkelanjutan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua RW 06, Kelurahan Pulo Gadung, Ahmad Taufik menyampaikan apresiasi atas dukungan PT Antam dan Pemkot Jakarta Timur dalam mewujudkan bank sampah tersebut.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan CSR PT Antam sehingga Bank Sampah Kemilau dapat hadir di lingkungan kami untuk optimalisasi pengelolaan sampah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye3321 personAnita Karyati
  2. Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

    access_time06-07-2026 remove_red_eye1619 personTiyo Surya Sakti
  3. Bank Jakarta dan BEI Dorong Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1451 personFakhrizal Fakhri
  4. Bantaran Anak Kali Ciliwung di Pinangsia Ditanami Pohon

    access_time03-07-2026 remove_red_eye1174 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Pastikan Dukung Penuh Sekolah Rakyat di Jakarta

    access_time03-07-2026 remove_red_eye1021 personDessy Suciati