Ketua TP PKK Jaksel Minta Pengelola RPTRA Tak Henti Berinovasi
Ketua TP PKK Kota Jakarta Selatan, Azizah Syafrin meminta pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk tidak berhenti berinovasi agara memberikan kontribusi dan manfaatnya kepada masyarakat.
"Ruang tumbuh bagi keluarga dan masyarakat"
Atensi ini disampaikan Azizah saat pertemuan rutin bersama pengelola RPTRA se-Jakarta Selatan di Ruang Dirgantara, Kantor Wali Kota setempat.
Pengelola RPTRA di Jakarta Utara Ikuti Pelatihan MendongengAzizah mengatakan, RPTRA harus terus berkembang sebagai ruang publik yang aman, nyaman, ramah anak, sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.
Menurutnya, fungsi RPTRA tidak lagi sebatas menjadi tempat bermain anak, tetapi juga sebagai ruang pembinaan keluarga, pemberdayaan masyarakat, serta pusat berbagai kegiatan sosial dan edukasi.
"RPTRA bukan hanya tempat bermain anak, tetapi juga ruang tumbuh bagi keluarga dan masyarakat. Untuk itu, pengelola harus memastikan fasilitas selalu aman, lingkungan tetap bersih, serta aktif membangun koordinasi agar setiap kebutuhan di lapangan dapat ditangani dengan cepat," ujarnya, Kamis (9/7).
Azizah menjelaskan, saat ini pemanfaatan media sosial dinilai penting sebagai sarana menyampaikan informasi, memberikan edukasi, serta membangun komunikasi yang lebih efektif dengan warga.
"Saya berharap media sosial dapat dijadikan sebagai etalase informasi, ruang edukasi, dan media komunikasi yang mampu mengajak masyarakat memanfaatkan RPTRA secara lebih optimal," terangnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Khusus (Poksus) TP PKK Jakarta Selatan, Laksmi menambahkan, pertemuan rutin ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antar-pengelola RPTRA sekaligus berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan fasilitas publik tersebut.
Ia menuturkan, koordinasi yang baik akan mendukung optimalisasi fungsi RPTRA sebagai pusat edukasi masyarakat, ruang ramah anak, serta lokasi penyuluhan berbagai program, termasuk pelestarian lingkungan dan pemberdayaan keluarga.
"Melalui forum ini kita dapat saling bertukar pengalaman, mengevaluasi pengelolaan, dan melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui koordinasi yang semakin kuat, kualitas layanan RPTRA juga akan semakin optimal," tandasnya.