Gerakan Bersama Bersih Pasar Diluncurkan di Pasar Induk Kramat Jati
Perumda Pasar Jaya resmi meluncurkan Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Program ini menjadi langkah nyata dalam mendorong pengelolaan sampah sejak dari sumbernya sekaligus mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
"Sampah diselesaikan sejak dari hulunya"
Peluncuran GEBER dibuka Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan. Dalam kegiatan tersebut, jajaran direksi bersama pengelola Pasar Induk Kramat Jati membagikan pamflet dan brosur berisi panduan pemilahan sampah kepada para pedagang sebagai bentuk edukasi langsung di lapangan.
Pasar Induk Kramat Jati Bagikan Daging Kurban Pakai Wadah Ramah LingkunganManager Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh mengatakan, Gerakan Bersama Bersih Pasar merupakan implementasi nyata Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumbernya.
"Gerakan ini menjadi langkah konkret untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, higienis, dan nyaman. Tujuannya, memastikan pengelolaan sampah diselesaikan sejak dari hulunya," ujarnya, Jumat (10/7).
Topik menjelaskan, komitmen tersebut sudah diwujudkan melalui penyediaan fasilitas tempat sampah terpilah di 146 pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya.
"Kehadiran fasilitas ini diharapkan memudahkan pedagang maupun pengunjung memulai kebiasaan memilah sampah langsung di area pasar," terangnya.
Menurutnya, selain penyediaan sarana pendukung, Perumda Pasar Jaya juga mengembangkan pengelolaan sampah berbasis teknologi melalui proyek percontohan bersama Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB) di Pasar Induk Kramat Jati.
"Upaya ini diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama PT Fokus Bintang Rejei sebagai bagian dari pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan," ungkapnya.
Topik menegaskan, GEBER bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan komitmen jangka panjang untuk membangun budaya bersih di seluruh pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya.
"Perubahan kebiasaan memang membutuhkan waktu dan konsistensi. Namun, dengan kolaborasi seluruh pihak, kami optimistis pasar-pasar Perumda Pasar Jaya dapat bertransformasi menjadi pasar modern yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan," ucapnya.
Untuk memastikan program berjalan optimal, lanjut Topik, Perumda Pasar Jaya telah membentuk Satgas GEBER yang diperkuat 58 personel. Mereka bertugas melakukan pengawasan, memberikan pendampingan, serta mengedukasi pedagang dan pengunjung agar terbiasa memilah sampah sejak dari sumbernya.
"Perumda Pasar Jaya mengajak seluruh pedagang, pengelola pasar, dan masyarakat untuk berperan aktif menjaga konsistensi Gerakan Bersama Bersih Pasar untuk mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang berwawasan lingkungan," tandasnya.