Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah Direspons Positif
Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah yang digaungkan pemerintah, direspons positif orang tua pelajar.
"Meningkatkan kepercayaan diri anak bersekolah,"
Ini terlihat pada hari kedua Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 25, Jalan AM Sangadji, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (14/7). Beberapa orang tua murid baru di sekolah ini, masih terlihat bersemangat mengantarkan anaknya sebelum berangkat kerja.
Wali Charles (46), orang tua dari Melati Putri, siswi kelas X SMAN 25 Jakarta, menyatakan sangat mendukung Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah karena dapat mempererat hubungan emosional dan menambah semangat anak menjalani MPLS.
GAMAS Dorong Peran Ayah Antar Anak di di SLBN 02 Jakarta"Saya mendukung gerakan yang digaungkan pemerintah ini, karena semakin meningkatkan kepercayaan diri anak bersekolah," ujar Charles.
Ia mengungkapkan, akan terus mengantarkan putrinya berangkat sekolah setiap pagi.
"Kalau pulang sekolah, anak saya bisa menggunakan transortasi umum atau bus sekolah," tuturnya.
Pendapat senada disampaikan Ahmad (45), warga Tanah Abang 1. Dia mengaku, putri keduanya sangat bersemangat ketika akan diantar ke sekolah.
"Putri kedua saya sangat bersemangat berangkat sekola, bahkan minta diantar ke sekolah setiap pagi," ucapnya.
Menurutnya, Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah memotivasi orang tua untuk memberikan perhatian khusus kepada anaknya.
"Kalau perlu gerakan ini diterapkan secara konsisten, bukan cuma saat MPLS," tukasnya.