Tumpukan Sampah di Rusun Waduk Pluit Ditarget Tuntas 10 Hari
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan penanganan tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rusun Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, terus dipercepat.
"Selambat-lambatnya 8 sampai 10 hari,"
Pram, sapaan akrabnya, menargetkan persoalan tersebut dapat diselesaikan paling lambat dalam 10 hari ke depan.
"Di Rusun Waduk Pluit karena adanya keterlambatan antrean di TPS-TPS yang ada, kemudian ke Bantargebang terjadi penumpukan. Saya sudah meminta untuk diselesaikan selambat-lambatnya 8 sampai 10 hari," ujarnya di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/7).
Pelaku UMKM di Jelambar Tidak Pilah Sampah Terancam Kena SanksiIa menjelaskan, saat ini satu unit alat berat, tiga truk, dan 10 personel telah diterjunkan untuk mengurai tumpukan sampah di lokasi. Dalam satu hingga dua hari ke depan, jumlah personel dan armada akan kembali ditambah.
"Mudah-mudahan dalam waktu 8-10 hari semuanya sudah selesai," tegasnya.
Pramono juga meminta pengelolaan kawasan Waduk Pluit dibenahi agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. Menurutnya, pengelolaan kawasan harus dilakukan dengan aturan dan tata kelola yang lebih baik sehingga penumpukan sampah dapat dicegah.
"Seperti yang sekarang ini, ada penumpukan (sampah) dan sebagainya," tandasnya.