You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260720 WA0052
photo Folmer - Beritajakarta.id

Optimalisasi Saluran Jalan Pangkalan Asem Rampung Akhir Juli

Optimalisasi saluran sepanjang 50 meter di Jalan Pangkalan Asem Gang SDN 03, Cempaka Putih Barat (CPB), yang dikerjakan jajaran Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat, sejak 15 Juni lalu, ditargetkan rampung akhir Juli ini.

Menindaklanjuti aspirasi warga

Kasatpel SDA Cempaka Putih, Sahudi mengatakan, optimalisasi dilakukan dengan mengeruk endapan lumpur yang menyumbat saluran secara manual oleh 15 personel pasukan biru.

"Kami menindaklanjuti aspirasi warga yang disampaikan melalui Musrenbang," katanya, Selasa (21/7).

Normalisasi Kali Ciliwung Dikebut, Pramono Pastikan Pembebasan Lahan Tanpa Perantara

Menurutnya, selama ini warga mengeluhkan terjadinya genangan di wilayah mereka saat hujan, karena air dalam saluran yang menghubungkan ke saluran penghubung (Phb) Jalan Pangakalan Asem tersumbat dan meluap.

"Semoga setelah lumpur dibersihkan , saluran bisa kembali optimal menampung dan menyalurkan debit air ke saluran Phb Pangkalan Asem," harapnya.

Harapan yang sama disampaikan Ridwansyah (46), salah seorang warga RW 01 Cempaka Putih Barat. Dia mengapresiasi upaya optimalisasi saluran di wilayahnya yang dilakukan pasukan biru.

"Terimakasih Sudin SDA sudah menindaklanjuti aspirasi kami untuk membersihkan saluran ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1211 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1205 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1016 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati