24,6 Persen Warga Jaksel Sudah Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis
Sebanyak 24,6 persen warga Jakarta Selatan telah mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga pertengahan Juli 2026. Program tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat deteksi dini berbagai penyakit sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
"571.000 jiwa"
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Debi Intan Suri mengatakan, berdasarkan data hingga pertengahan Juli 2026, jumlah sasaran yang telah mendapatkan layanan CKG mencapai 24,6 persen dari target sasaran tahun 2026 sebesar 46 persen.
Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Buka Layanan CKG di Pusat Perbelanjaan"Kalau diakumulasikan, jumlah penduduk di Jakarta Selatan tercatat sebanyak 2.323.644 jiwa. Jadi, kita sudah menjangkau hampir sekitar 571.000 jiwa untuk melakukan CKG," ujarnya, Rabu (22/7).
Debi menjelaskan, selama pelaksanaan CKG, keluhan yang banyak ditemukan pada sasaran dewasa dan lanjut usia (Lansia) berkaitan dengan penyakit tidak menular seperti peningkatan tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi, serta hasil pemeriksaan gula darah sewaktu yang berada di atas batas normal.
Menurutnya, warga yang hasil pemeriksaannya menunjukkan nilai yang memerlukan tindak lanjut akan mendapatkan edukasi dari petugas. Selanjutnya, warga akan diarahkan untuk mendapatkan penanganan sesuai dengan kondisi kesehatannya.
"Kalau masih bisa dilanjutkan pelayanannya di Puskesmas, maka akan disarankan ke puskesmas. Jika memerlukan rujukan, maka akan dirujuk oleh petugas jika fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) ada di lokasi tersebut," terangnya.
Menurutnya, salah satu tantangan dalam pelaksanaan CKG di Jakarta Selatan adalah banyaknya kawasan perkantoran. Kondisi tersebut membuat sebagian sasaran yang berada di wilayah Jakarta Selatan bukan merupakan warga yang berdomisili di wilayah tersebut.
"Kami juga menemukan masih ada warga yang menolak untuk melakukan skrining kesehatan sedini mungkin karena beranggapan kalau sakit baru datang ke layanan kesehatan," ungkapnya.
Deby mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan CKG di puskesmas terdekat maupun layanan yang tersedia di komunitas. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan secara gratis tanpa harus menunggu hingga mengalami keluhan kesehatan.
Adapun pemeriksaan yang dilakukan dalam program CKG meliputi pengukuran tekanan darah, pengukuran lingkar pinggang, pemeriksaan gula darah sewaktu, skrining mandiri untuk deteksi dini, serta pemeriksaan lainnya sesuai dengan indikasi.
"Kami juga memberikan imbauan untuk mengajak semua anggota keluarga dan sahabat untuk melakukan pemeriksaan sesuai dengan kelompok usia. Ayo cek kesehatan gratis, lakukan skrining kesehatan sedini mungkin untuk menjaga kualitas hidup ke depan," tandasnya.