Munjirin Ajak Finalis Abnon Jaktim Bersinergi Kembangkan Pariwisata
Sebanyak 30 finalis Abang dan None (Abnon) Jakarta Timur 2026 diharapkan tidak hanya menjadi representasi generasi muda, tetapi juga mampu bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) setempat dalam mengembangkan sektor pariwisata di wilayah tersebut.
"Abnon sebagai Duta Pariwisata"
Munjirin mengatakan, para finalis Abnon sudah menjalani berbagai tahapan, mulai dari pembekalan, karantina hingga malam keakraban.
Wagub Terima 36 Finalis Abang None Jakarta 2025"Berbagai proses tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk berkontribusi dalam memperkenalkan sekaligus mengembangkan potensi pariwisata Jakarta Timur," terangnya.
Menurutnya, masih terdapat waktu beberapa hari sebelum malam final yang akan digelar pada Jumat (24/7). Waktu tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan para finalis untuk semakin mengoptimalkan dan menggali potensi yang dimiliki masing-masing.
Sehingga, figur Abnon yang terpilih nantinya diharapkan benar-benar memiliki kapasitas dan wawasan mumpuni, khususnya dalam memahami serta mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Jakarta Timur.
"Pada malam final akan dipilih tiga pasang juara yang selanjutnya akan mewakili Jakarta Timur dalam pemilihan Abnon Tingkat Provinsi DKI Jakarta," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Timur, Yayang Yustiawan menambahkan, malam final Abnon Jakarta Timur 2026 akan berlangsung pada Jumat (24/7).
Ia berharap, para figur yang terpilih nantinya merupakan sosok profesional dan mampu menjalankan perannya sebagai duta pariwisata dengan baik. Mereka diharapkan dapat membantu memperkenalkan berbagai destinasi wisata di Jakarta Timur kepada masyarakat luas.
"Abnon sebagai Duta Pariwisata. Tentunya mereka berperan di bidang pariwisata, memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Jakarta Timur," bebernya.
Yayang menambahkan, selain memperkenalkan destinasi wisata, para Abnon terpilih juga diharapkan mampu turut mengembangkan sektor pariwisata di Jakarta Timur.
"Kami ingin berbagai potensi dan destinasi wisata di Jakarta Timur semakin dikenal, tidak hanya oleh masyarakat luas, tetapi juga wisatawan mancanegara," tandasnya.