Pengurus ABTI DKI Target Pertahankan Juara Umum PON
Pengurus Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) DKI Jakarta periode 2026–2030 resmi dilantik di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu (22/7).
"Pertahankan gelar juara umum,"
Kepengurusan baru berkomitmen mempertahankan dominasi Jakarta di tingkat nasional sekaligus mendorong prestasi ke level internasional.
Ketua Umum ABTI DKI Jakarta, Joshua Franklin J. Oktanatama Siahaan mengatakan, pihaknya akan terus bersinergi dengan Pengurus Besar (PB) ABTI dan seluruh pengurus kota untuk memajukan olahraga bola tangan dan mengharumkan nama Jakarta maupun Indonesia di kancah dunia.
Pemprov DKI Terus Upayakan Penambahan Fasilitas Olahraga"Bersama pengurus kota dari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, serta Kabupaten Kepulauan Seribu, kita akan membangun olahraga prestasi," ujar Joshua.
Menurutnya, prestasi bola tangan Jakarta terus menunjukkan tren positif. Pada PON Aceh-Sumut 2024, kontingen DKI Jakarta berhasil menjadi juara umum dengan meraih dua medali emas dari nomor putra dan putri.
"Kita terus berkolaborasi dan meningkatkan prestasi. Di PON 2028, ABTI DKI akan bekerja keras mempertahankan gelar juara umum," katanya.
Joshua menambahkan, jajaran pengurus provinsi, pengurus kota, serta seluruh insan bola tangan akan terus bergerak untuk meningkatkan pembinaan dan melahirkan prestasi yang lebih baik.
"Kita bergerak dan akan terus bergerak," tegasnya.
Sementara itu, Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim menambahkan, Pemprov DKI Jakarta akan terus mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi cabang olahraga bola tangan melalui penyediaan fasilitas latihan hingga penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan.
"Pemprov DKI Jakarta sangat serius dan berkomitmen penuh dalam mendukung peningkatan prestasi cabang olahraga, terutama olahraga bola tangan di DKI Jakarta," ucap Ali.
Ia mengatakan, olahraga bukan hanya aktivitas fisik atau rekreasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, disiplin, mental juara generasi muda, hingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pemprov DKI terus menyiapkan berbagai program pembinaan, di antaranya membuka akses penggunaan gelanggang olahraga (GOR), fasilitas Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP), serta gedung olahraga milik Pemprov DKI sebagai pusat latihan atlet secara gratis dan terencana.
Selain itu, Dispora juga memfasilitasi berbagai ajang kompetisi, seperti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), kejuaraan antarpelajar dan mahasiswa, hingga Piala Gubernur Bola Tangan sebagai wadah pembinaan dan peningkatan jam terbang atlet.
Ali berharap, kepengurusan baru ABTI DKI Jakarta mampu menyelaraskan program organisasi dengan visi Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing.
"Kita ingin menjadikan Jakarta bukan hanya sebagai penyumbang medali emas terbanyak pada PON, tetapi juga mampu menjadi tuan rumah kejuaraan bola tangan tingkat internasional yang membawa dampak positif bagi ekonomi dan citra Jakarta di mata dunia," tandasnya.