Layanan Jemput Bola Peduli Manjakan Warga Pulau Sabira
Warga di Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara menyambut antusias kegiatan Pelayanan Terpadu Keliling (Peduli) Pulau yang diadakan Unit Pengelola Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UP PM-PTSP) Kepulauan Seribu.
"Mudah dijangkau, cepat, dan efisien"
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dipusatkan di Pos Kesehatan Pulau Sabira. Program ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi serta perizinan tanpa harus bepergian ke daratan Jakarta.
Program Peduli Pulau Layani 212 Permohonan Izin dan NonizinKepala UP PM-PTSP Kepulauan Seribu, Wachid Wahyudi mengatakan, pelayanan tersebut merupakan upaya menghadirkan layanan publik yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat di wilayah kepulauan.
"Kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau bagi masyarakat dalam satu lokasi," ujarnya, Jumat (24/7).
Wachid menjelaskan, pelaksanaan Peduli Pulau dilakukan melalui kolaborasi dengan kementerian, perangkat daerah, lembaga, BUMN, dan BUMD. Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 80 pemohon memanfaatkan layanan perizinan dan nonperizinan yang tersedia.
"InsyaAllah program ini terus berlanjut. Awal Agustus mendatang kami jadwalkan memberikan pelayanan kepada masyarakat di Pulau Untung Jawa," terangnya.
Menurutnya, selain menyediakan layanan perizinan, kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi mengenai pertanahan dan pelayanan administrasi pas kapal.
Ia menuturkan, persoalan pertanahan yang banyak ditemui di wilayah kepulauan antara lain transaksi jual beli bidang tanah serta perubahan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).
"Kami siap memfasilitasi pelayanan pas kapal maupun pertanahan agar warga memiliki kepastian hukum atas aset mereka, serta kenyamanan dalam beraktivitas di laut," imbuhnya.
Sekretaris Kelurahan Pulau Harapan, Abdul Hafizh mengapresiasi pelaksanaan program Peduli Pulau. Sebab, layanan jemput bola ini sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah pulau terluar, dalam memperoleh akses pelayanan publik.
"Program ini sangat membantu warga karena pelayanan menjadi lebih mudah dijangkau, cepat, dan efisien tanpa harus menyeberang ke pulau lain," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga RT 01/03, Kelurahan Pulau Harapan, Zulkifli (32) turut merasakan manfaat layanan jemput bola tersebut. Ia memanfaatkan kesempatan itu untuk mengurus Izin Penggunaan Tanah Makam (IPTM).
"Pelayanan seperti ini sangat membantu karena kami tidak perlu keluar pulau untuk mengurus perizinan. Prosesnya mudah dan petugas memberikan penjelasan dengan sangat baik," tandasnya.