You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cuaca jakarta panas jati
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

BPBD DKI Tingkatkan Mitigasi Hadapi Musim Kemarau

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang ditandai dengan suhu udara yang lebih panas dan minimnya curah hujan.

"menyiapkan mekanisme dukungan distribusi air bersih,"

Meskipun fenomena yang terjadi saat ini merupakan bagian dari kondisi musim kemarau, BPBD DKI Jakarta tetap melakukan berbagai langkah antisipasi untuk meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat mengatakan, pihaknya melakukan pemantauan informasi cuaca dan iklim berdasarkan data dari BMKG secara rutin, sebagai dasar dalam menyusun langkah-langkah antisipasi selama musim kemarau berlangsung.

Musim Kemarau, Hasil Tangkapan Nelayan Jakarta Meningkat

Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga memperkuat koordinasi dengan berbagai perangkat daerah, di antaranya Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Kesehatan, Dinas Sumber Daya Air, PAM Jaya, serta pemerintah kota dan kabupaten administrasi untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi dampak musim kemarau.

Maruli menjelaskan, pihaknya turut meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik kebakaran bangunan maupun lahan, melalui pemantauan wilayah-wilayah rawan serta edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Kami juga menyiapkan mekanisme dukungan distribusi air bersih apabila terdapat wilayah yang mengalami kesulitan akses air bersih berdasarkan hasil asesmen serta koordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya, Selasa (4/8).

Selain itu, BPBD DKI Jakarta mengoptimalkan layanan Jakarta Siaga 112 agar masyarakat dapat segera melaporkan apabila terjadi kondisi kedaruratan selama musim kemarau.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan saat suhu udara sedang tinggi, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, menggunakan pelindung diri seperti topi atau payung ketika beraktivitas di luar ruangan, menghemat penggunaan air bersih, serta tidak membuang puntung rokok maupun melakukan pembakaran sampah sembarangan karena dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Maruli menjelaskan, kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

“Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan, diharapkan berbagai risiko yang mungkin timbul selama musim kemarau dapat diminimalkan,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3275 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2900 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1654 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1475 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1299 personFolmer