You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Revitalisasi gedung sekolah rezap
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Komisi E Minta Revitalisasi Sekolah Dipercepat

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M Subki meminta Dinas Pendidikan (Disdik) mempercepat revitalisasi gedung sekolah, menuntaskan pembangunan sekolah yang tertunda, serta memastikan program sekolah swasta gratis berjalan optimal.

"Menyiapkan skema pembiayaan inovatif,"

Hal itu disampaikan Subki saat rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2027.

"Komisi E juga menekankan pentingnya transparansi penyaluran bantuan pendidikan, termasuk penebusan ijazah melalui kolaborasi dengan Baznas Bazis DKI Jakarta," ujar Subki, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (5/8).

Ini Rekomendasi Komisi A di KUA-PPAS APBD 2027

Di bidang kesehatan, Komisi E merekomendasikan percepatan pembangunan dan rehabilitasi puskesmas serta rumah sakit daerah, termasuk penyelesaian proyek multiyears RSUD Cakung.

"Komisi E juga meminta skema pembiayaan yang jelas, baik melalui APBD maupun obligasi daerah agar pembangunan tidak membebani stabilitas keuangan daerah," kata Subki.

Selain itu, Komisi E mendorong pembentukan pos anggaran khusus untuk penyesuaian gaji tenaga kesehatan non-ASN, memperkuat program promotif dan preventif, meningkatkan layanan kesehatan jiwa, dan memastikan rencana pembentukan klinik eksekutif di sejumlah RSUD tidak mengurangi kualitas pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan.

Pada sektor sosial, Komisi E meminta Dinas Sosial (Dinsos) memperbarui data penerima bantuan sosial secara akurat dan transparan, termasuk menyelaraskan data berdasarkan desil kesejahteraan masyarakat.

Dinsos juga didorong mempercepat penyusunan peraturan pelaksana Perda Disabilitas, memperluas layanan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia, hingga memperketat pengawasan penyaluran bantuan agar terbebas dari praktik pungutan liar.

Di bidang kepemudaan dan olahraga, Komisi E meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menambah anggaran rehabilitasi sarana olahraga sebagai persiapan Jakarta menjadi daerah penyangga penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

"Komisi E juga meminta percepatan perbaikan gelanggang olahraga, penyediaan fasilitas olahraga di tingkat RW, serta pemanfaatan skema pembiayaan non-APBD melalui CSR dan sponsorship," imbuhnya.

Sementara di sektor kebudayaan, Komisi E menekankan pentingnya pelestarian budaya Betawi melalui revitalisasi museum, perawatan cagar budaya, pemberdayaan sanggar seni, hingga rehabilitasi Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) di lima wilayah kota. Komisi E juga mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya serta kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam penyelenggaraan kegiatan bertaraf internasional.

"Komisi E juga mendorong Pemprov DKI menyiapkan skema pembiayaan inovatif untuk mengantisipasi keterbatasan kas daerah akibat menurunnya Dana Bagi Hasil (DBH)," tandas Subki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14535 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3611 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1958 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  5. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye1098 personAldi Geri Lumban Tobing