You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PMI DKI Jakarta Apresiasi DBRS
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Berikut 10 Rumah Sakit Peraih Apresiasi BDRS PMI DKI

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada sejumlah Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) di Jakarta, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan komitmen dalam menjaga ketersediaan serta kualitas pelayanan darah bagi pasien.

Pelayanan darah merupakan rantai kemanusiaan yang panjang

Penghargaan diserahkan dalam acara penghargaan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) se-DKI Jakarta di Gedung Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8).

Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani mengatakan, darah merupakan komponen yang tidak dapat digantikan maupun diproduksi di pabrik lantaran satu-satunya sumber darah berasal dari manusia, terutama para pendonor sukarela.

PMI DKI Peringati Hari Donor Darah Sedunia

Sebab itu pelayanan darah merupakan sebuah rangkaian kemanusiaan yang melibatkan banyak pihak, mulai dari pendonor, Unit Donor Darah (UDD) PMI, hingga rumah sakit melalui BDRS.

“Pelayanan darah merupakan rantai kemanusiaan yang panjang. Dimulai dari kebaikan pendonor, lalu proses pengolahan dan penyediaan darah di UDD PMI hingga darah diberikan kepada pasien melalui pelayanan di rumah sakit,” ujarnya.

Menurut Beky, keberadaan BDRS memiliki posisi yang sangat penting dalam rantai pelayanan tersebut. BDRS menjadi salah satu garda terakhir yang memastikan darah tersedia secara tepat, aman, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan pasien.

Beky menegaskan, penghargaan yang diberikan PMI ini bukan sekadar menentukan siapa yang terbaik. Lebih dari itu, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus momentum untuk memperkuat kolaborasi antara PMI dan rumah sakit.

Dalam kesempatan tersebut, Beky menyampaikan tiga hal yang perlu terus diperkuat dalam pelayanan darah di DKI Jakarta, yakni kolaborasi antara PMI dan rumah sakit, peningkatan mutu pelayanan BDRS, serta penguatan gerakan donor darah rutin di lingkungan rumah sakit.

Ia mengajak seluruh rumah sakit membangun pola kerja sama yang semakin responsif, terbuka, dan saling mendukung sehingga kebutuhan darah pasien dapat dilayani dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, seluruh BDRS di Jakarta diharapkan konsisten memberikan pelayanan darah yang aman, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Ia betharap penghargaan yang diberikan tidak menjadi tujuan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk mempertahankan bahkan meningkatkan standar pelayanan dari waktu ke waktu.

Sebab itu, Ia juga berharap rumah sakit bisa menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan melalui kegiatan donor darah rutin. Ditegaksnnya, upaya itu tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga akan memperkuat ketersediaan stok darah PMI.

“Karena pada akhirnya, PMI dan rumah sakit berada pada satu tujuan yang sama menyelamatkan kehidupan,” tegasnya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ratna Sari menambahkan, Jakarta memiliki fasilitas pelayanan kesehatan yang relatif lengkap.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Ibu Kota.

Dia memaparkan, fasilitas kesehatan di DKI Jakarta memiliki hampir 100 rumah sakit, 44 RSUD, dan lebih dari 3.000 klinik.

Dukungan terhadap layanan kesehatan tersebut, menurutnya turut berkontribusi terhadap tingginya angka harapan hidup warga Jakarta yang saat ini mencapai sekitar 76 tahun.

Ratna menilai peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan tenaga kesehatan di rumah sakit. PMI juga memiliki peran penting, terutama dalam memastikan kebutuhan darah bagi pasien dapat terpenuhi.

Karena itu, Ratna mengapresiasi kinerja BDRS yang selama ini menjadi bagian penting dalam sistem pelayanan kesehatan di Jakarta.

Ia berharap penghargaan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh BDRS untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Selamat kepada seluruh BDRS dan terus tingkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Berikut daftar 10 BDRS terbaik 2025 : 

1. RS MMC (Metropolitan Medical Centre)

2. RSPON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta

3. RS EMC Grha Kedoya

4. RSUD Cengkareng

5. RS Medistra

6. RS Pusat Pertamina

7. RS MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

8. RS Pluit

9. RS St. Carolus

10. RS Pondok Indah

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye13064 personDessy Suciati
  2. Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

    access_time14-08-2026 remove_red_eye6918 personNurito
  3. Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1868 personTiyo Surya Sakti
  4. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1791 personFakhrizal Fakhri
  5. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1660 personFakhrizal Fakhri