Momentum Kemerdekaan Perkuat Identitas dan Kesejahteraan Warga Jakarta
Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin menghadiri upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Halaman Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/8).
"menjalankan tugas dan fungsinya,"
Suhud mengatakan, peringatan kemerdekaan tahun ini memiliki makna penting bagi Jakarta yang tengah bersiap memasuki usia lima abad.
"Refleksi kemerdekaan hari ini sangat penting karena Jakarta sekarang menjelang memasuki usia lima abad," ujar Suhud, Selasa (18/8).
Ribuan Warga Nikmati Kemeriahan HUT Kemerdekaan RI di Kawasan MonasMenurutnya, momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat agar pembangunan Jakarta tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga memperkuat identitas kota dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Jakarta harus memastikan diri sebagai kota yang modern, berbudaya, tentu dengan tingkat kehidupan warga yang lebih sejahtera," katanya.
Suhud menegaskan, DPRD DKI akan terus menjalankan fungsi pembentukan Peraturan Daerah (Perda), penganggaran, dan pengawasan untuk memastikan arah pembangunan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Seluruh fungsi tersebut, lanjutnya, harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga, terutama kelompok masyarakat yang membutuhkan keberpihakan pemerintah.
"DPRD akan terus berupaya menjalankan tugas dan fungsinya untuk mendorong tingkat kesejahteraan masyarakat dan keberpihakan kepada warga yang kurang mampu," tandas Suhud.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sumber daya manusia (SDM), peningkatan fasilitas kesehatan, serta percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk LRT dan MRT. Langkah tersebut diarahkan untuk mewujudkan Jakarta sebagai pusat perekonomian sekaligus kota global.
Kinerja ekonomi Jakarta yang tumbuh 5,52 persen pada triwulan II-2026, inflasi yang terjaga di level 2,5 persen, serta raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama sembilan kali berturut-turut menjadi modal bagi Pemprov DKI Jakarta untuk terus mengakselerasi pembangunan secara merata.
Pemprov DKI juga terus mendorong kolaborasi dalam mengatasi persoalan lingkungan serta mengembangkan skema pembiayaan kreatif atau creative financing untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.