Ada Pekerjaan Trotoar, Separator Transjakarta di Gatot Subroto Dipindah Sementara
Separator Transjakarta di Jalan Jenderal Gatot Subroto sisi utara digeser sementara guna mendukung pekerjaan pembangunan dan peningkatan trotoar serta bangunan pelengkap.
"menjaga konsistensi lajur,"
Rekayasa ini dilakukan untuk menjaga konsistensi lajur sekaligus mengurangi dampak kepadatan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, pekerjaan berlangsung di Jalan Jenderal Gatot Subroto sisi utara, mulai dari depan K-Link Tower hingga simpang Pancoran depan Graha Mustika.
Transjakarta dan Operator Antarmoda Tingkatkan Kolaborasi Layanan TerintegrasiIa menyampaikan, penggeseran separator dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan dan mengikuti tahapan pekerjaan. Bus Transjakarta akan berbagi lajur dengan kendaraan lainnya (mix traffic) pada area yang terdampak rekayasa selama pekerjaan berlangsung.
"Penggeseran separator ini merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas untuk memberikan ruang bagi pekerjaan trotoar sekaligus menjaga konsistensi lajur. Pengaturannya kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan dan akan terus dievaluasi agar mobilitas masyarakat tetap dapat berjalan," ujarnya, Rabu (19/8).
Budi menjelaskan, pada pekerjaan peningkatan trotoar juga dilakukan pekerjaan saluran dan akan terdapat pengurangan atau penyempitan badan jalan untuk kebutuhan pagar pengaman pekerjaan selama pekerjaan berlangsung.
Area pekerjaan juga akan disesuaikan dengan kepadatan lalu lintas, termasuk dengan menyesuaikan dimensi pagar kerja. Pada segmen sisi utara Halte Transjakarta Pancoran, juga dilakukan pelebaran jalan untuk mengoptimalkan konsistensi lajur.
“Karena pekerjaannya dilakukan bertahap, rekayasa lalu lintas juga akan menyesuaikan perkembangan pekerjaan di setiap segmen. Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan serta menyesuaikan waktu perjalanan saat melintas di kawasan Gatot Subroto,” katanya.
Ia menambahkan, penggeseran separator Transjakarta bersifat sementara dan akan dikembalikan seperti semula setelah Dinas Bina Marga menyelesaikan pekerjaan pembangunan dan peningkatan trotoar.
“Dinas Perhubungan mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara di sekitar lokasi pekerjaan,” tandasnya.
Pekerjaan dilakukan secara bertahap dalam tiga segmen, yaitu:
1. Segmen 1 dari Jalan Dukuh Patra hingga Jalan Rasamala Raya sepanjang sekitar 650 meter pada 1 Agustus–10 Oktober 2026,
2. Segmen 2 dari Jalan Rasamala Raya hingga depan Graha Mustika sepanjang sekitar 200 meter pada 13 September–31 Oktober 2026, serta
3. Segmen 3 dari depan K-Link Tower hingga Jalan Dukuh Patra sepanjang sekitar 200 meter pada 4 Oktober–14 November 2026.