Gang Hijau RW 15 Duren Sawit Upaya Jaga Kelestarian Lingkungan
Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur terus mendorong pengembangan Gang Hijau Terintegrasi Bank Sampah Pintar Bersih Indah dan Asri (BSP BIAS) di RW 15.
"Program yang berkelanjutan"
Program yang didukung PT ANTAM (Persero) Tbk Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan kampung ketahanan pangan.
Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka JayaProgram ini melibatkan masyarakat dari delapan RT dengan mengintegrasikan penghijauan, urban farming, serta pengelolaan sampah rumah tangga. Untuk meningkatkan partisipasi warga, pengembangan Gang Hijau tersebut juga dilombakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua RW 15, Kelurahan Duren Sawit, Darius Waruwu, mengatakan program Gang Hijau merupakan gerakan sederhana yang memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan mendorong keterlibatan masyarakat.
"Ini merupakan program yang berkelanjutan untuk menjaga lingkungan lebih asri dan bersih," ujarnya, Kamis (27/8).
Menurutnya, seluruh RT di RW 15 sudah berupaya mewujudkan Gang Hijau dengan memanfaatkan ruang yang tersedia di lingkungan permukiman.
Selain penghijauan, warga juga menjalankan urban farming dan pengelolaan sampah skala rumah tangga yang terintegrasi dengan Bank Sampah BIAS RW 15.
"Warga menanam berbagai jenis sayuran menggunakan media pot dan galon bekas air mineral hingga memanfaatkan dinding rumah untuk membuat taman vertikal. Bibit tanaman sayuran sebagian diperoleh dari Satuan Pelaksana KPKP Kecamatan Duren Sawit," terangnya.
Lurah Duren Sawit, Santi Nur Rifiandini mengapresiasi dukungan PT ANTAM yang sudah berkolaborasi dengan Kelurahan Duren Sawit sejak 2023, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan masyarakat.
"Kami sangat apresiasi pada PT ANTAM karena program penghijauan bisa berjalan dengan baik. Semoga dapat terus berkelanjutan dan meluas ke wilayah lainnya," ungkapnya.
Ia menambahkan, program yang dikembangkan di RW 15 tidak hanya berfokus pada penghijauan, tetapi juga mendorong warga untuk memilah dan mengolah sampah dari rumah.
"Kegiatan lingkungan dan ketahanan pangan di sini dapat berjalan secara bersamaan," ucapnya.
General Manager PT ANTAM (Persero) Tbk UBPP Logam Mulia, Ismail menuturkan, pengembangan Gang Hijau Terintegrasi BSP BIAS merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berdasarkan potensi dan kebutuhan lingkungan setempat.
"Kami melihat bahwa pengelolaan lingkungan dan ketahanan pangan dapat dikembangkan secara bersamaan melalui pemanfaatan potensi yang ada di lingkungan masyarakat," bebernya.
Ismail menyebut, pemanfaatan ruang yang tersedia di lingkungan permukiman diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, baik untuk pengelolaan sampah maupun penyediaan pangan bagi masyarakat.
"Keberlanjutan program ini berada pada keterlibatan masyarakat sebagai penggerak utama. Sementara, kami hadir untuk memperkuat proses dan membuka ruang kolaborasi dengan para pemangku kepentingan," tandasnya.
Untuk diketahui, hasil pemenang dalam pelaksanaan lomba di antaranya, RT 05 menjadi Juara 1 kategori Lingkungan Terinovatif dan Berbudaya.
Kemudian, kategori Lingkungan Terasri dimenangkan RT 04, Lingkungan Kreatif diraih RT 01, Lingkungan Terkolaboratif RT 06, dan RT 08 berhasil menjadi yang terbaik di kategori Lingkungan Terinisiatif.
Untuk Juara 1 diberikan hadiah berupa kesempatan melakukan studi banding ke salah satu lokasi di Jawa Barat dalam mengembangkan program ketahanan pangan. Sementara, Juara 2 serta 3 mendapatkan sarana dan prasarana yang mendukung program penghijauan.