Lurah Kampung Bali Masuk Nominator Kalpataru 2026
Lurah Kampung Bali, Musa, masuk sebagai nominator peraih penghargaan Kalpataru 2026 kategori pengabdi lingkungan.
Kebanggaan bagi Pemerintah Kota Jakarta Pusat
Masuknya Musa sebagai nominator ditandai dengan penyerahan piagam dari Kementerian Lingkungan Hidup RI di Aula RPTRA Hati Suci, Kampung Bali, Tanah Abang, Kamis (27/8) sore.
Asisten Pemerintahan Jakarta Pusat, Prasetio Kurniawan mengatakan, Kalpataru merupakan bentuk apresiasi terhadap ketekunan, kepedulian, konsistensi dan pengabdian nyata dalam menjaga serta memperbaiki lingkungan hidup.
Tim KLH RI Verlap Nominator Kalpataru 2026 di Pulau Pramuka"Masuknya Lurah Kampung Bali sebagai nominator Kalpataru 2026 kategori pengabdi lingkungan merupakan kebanggaan bagi Pemerintah Kota Jakarta Pusat," ujar Prasetio Kurniawan, Kamis (27/8).
Ia mengungkapkan, nominator Kalpataru yang diraih Lurah Kampung Bali bukanlah titik akhir, melainkan energi baru untuk meningkatkan kualitas, memperluas dampak dan menjaga keberlanjutan gerakan lingkungan.
"Saya berharap apa yang telah dilakukan tidak berhenti pada satu kelurahan saja. Praktik baik yang telah berkembang di Kampung Bali menjadi inspirasi bagi kelurahan lain di Jakarta Pusat, bahkan dapat direplikasi di wilayah lain," ungkapnya.
Hal senada diutarakan Musa. Dia menilai, penghargaan nominator Kalpataru 2026 menjadi pemicu bagi dirinya untuk meraih juara Kalpataru di masa mendatang.
Ia menuturkan, inovasi Sistem Kampung Bali Berkelanjutan (Sikambal) akan dibawa untuk penilaian penghargaan Kalpataru di masa mendatang.
"Saya optimis inovasi Sikambal akan membawa Kampung Bali meraih penghargaan lingkungan di tingkat nasional," tandasnya.