Penataan di Jalan Gaya Motor Raya Tuntas Dikerjakan
Penataan kawasan unggulan triwulan ketiga di Jalan Gaya Motor Raya, RW 09, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara sudah rampung dikerjakan.
"Mengusung konsep taman"
Lokasi yang sebelumnya menjadi tempat pembuangan sampah (TPS) liar dan dipadati pedagang kaki lima (PKL) kini berubah menjadi taman yang asri dan tertata.
Penataan Kawasan Unggulan di Jl I Gusti Ngurah Rai RampungSekretaris Kelurahan Sungai Bambu, Bayu Sekar Pamungkas mengatakan, sebelum ditata, kawasan tersebut terlihat kumuh dan tidak teratur. Kondisi itu dinilai kurang sesuai karena lokasi berada di kawasan protokol.
"Kondisi sebelumnya cukup kumuh dan tidak tertata, padahal ini merupakan zona protokol. Maka, kami melakukan penataan dengan mengusung konsep taman agar lingkungan menjadi lebih indah dan nyaman," ujarnya, Selasa (8/9).
Bayu menjelaskan, penataan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Suku Dinas Bina Marga, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Suku Dinas Sumber Daya Air, serta Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara. Penataan tersebut juga mendapat dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan dari PT Gaya Motor.
"Area yang ditata mencakup dua titik lahan dengan luas masing-masing sekitar 6x3 meter dan 6x10 meter," terangnya.
Menurutnya, kawasan tersebut kini dilengkapi berbagai tanaman hias dan kursi taman yang dapat dimanfaatkan warga. Fasilitas tersebut juga dapat digunakan warga yang menyalurkan hobi memancing di sekitar lokasi.
"Penataan dimulai sejak awal Juli dan sebenarnya ditargetkan rampung pada akhir September. Namun, berkat kerja sama yang baik, sebelum akhir September penataan sudah tuntas 100 persen," ungkapnya.
Terkait keberadaan PKL, Bayu menegaskan pihaknya menerapkan pendekatan secara humanis. Para pedagang tetap diperbolehkan berjualan di lokasi tersebut dengan syarat menjaga kebersihan dan estetika lingkungan.
"Para pedagang sudah berkomitmen untuk membawa pulang sampah mereka masing-masing serta menjaga keasrian taman yang sudah dibangun," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang pedagang di lokasi penataan, Isma Ardiansyah (42) mengapresiasi upaya yang dilakukan pihak kelurahan karena kondisi kawasan kini jauh lebih bersih, rapi, dan nyaman.
Ia juga berterima kasih kepada pihak kelurahan yang tetap memberikan ruang bagi pedagang untuk mencari nafkah.
"Dulu kalau dagang sering terganggu bau tidak sedap. Sekarang sudah sangat nyaman, bersih, dan rapi. Pembeli yang datang juga merasa senang," tandasnya.