Transjakarta Salurkan APAR untuk Warga
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyerahkan bantuan sebanyak 30 unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada warga di sekitar kawasan Depo Cawang dan Kantor Pusat Transjakarta. Tak hanya itu, warga juga dilatih dan mengikuti simulasi penggunaan APAR.
"kepedulian terhadap lingkungan sekitar,"
Pelatihan dan penyerahan bantuan ini sebagai langkah mitigasi bahaya kebakaran di musim kemarau.
Direktur Operasional dan Keselamatan Transjakarta, Mohamad Deddy Gamawan mengatakan, Transjakarta terus berkomitmen membangun kesiapsiagaan dan budaya keselamatan, tidak hanya di lingkungan operasional tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
BPBD DKI Tingkatkan Mitigasi Hadapi Musim Kemarau"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah mengikuti pelatihan ini dengan antusias serta berpartisipasi aktif dalam praktik penggunaan APAR. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama dalam membangun budaya keselamatan, kesiapsiagaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar," ujarnya, Minggu (13/9).
Dega, sapaan akrabnya menuturkan, APAR harus tersedia dan siap digunakan. Melalui pelatihan dan simulasi tersebut, pengetahuan serta keterampilan pencegahan kebakaran yang telah didapatkan dapat disebarluaskan lebih luas ke lingkungan keluarga dan tetangga.
Ia juga menyampaikan harapan APAR tersebut tidak pernah perlu digunakan karena potensi kebakaran dapat dicegah sejak awal.
“Karena itu, mari kita mulai dari hal-hal sederhana yakni, tidak mengabaikan potensi bahaya, memastikan instalasi listrik dan peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran dalam kondisi aman, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berisiko," katanya.
Selain menekankan pentingnya mitigasi bencana, Transjakarta juga memanfaatkan momen ini untuk mempererat sinergi dan komunikasi terbuka dengan warga pemukiman sekitar area operasional.
Ia menyadari bahwa aktivitas operasional Transjakarta di sekitar Depo Cawang dan Kantor Pusat memiliki mobilitas yang cukup tinggi dan pada kondisi tertentu mungkin menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat sekitar.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh warga untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan Transjakarta. Keselamatan tidak mengenal batas antara lingkungan perusahaan dan lingkungan masyarakat. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama," jelasnya.
Sebagai wujud nyata kepedulian dan kontribusi terhadap warga di sekitar Depo Cawang dan Kantor Pusat Transjakarta, bantuan 30 unit APAR tersebut didistribusikan secara proporsional ke beberapa titik pemukiman, meliputi:
• RW 05: RT 04, RT 05, RT 06, RT 11, dan RT 12
• RW 06: RT 05 dan RT 07
• RW 07: RT 01, RT 02, RT 03, RT 08, dan RT 10
• RW 08: RT 06, RT 07, dan RT 14
“Transjakarta berharap ketahanan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi potensi risiko kebakaran dapat meningkat melalui kegiatan pelatihan dan penyerahan bantuan APAR ini, khususnya selama periode musim kemarau,” tandasnya.
Kegiatan pelatihan dan simulasi ini merupakan program CSR Transjakarta yang diikuti secara antusias oleh perwakilan warga dari Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar.