You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
144 Atlet dari Sejumlah Provinsi Berkompetisi di Squash Jakarta Open 2026
photo Istimewa - Beritajakarta.id

144 Atlet Siap Berlaga di Squash Jakarta Open 2026

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Pengurus Provinsi Persatuan Squash Indonesia DKI Jakarta menggelar Squash Jakarta Open 2026 di Lapangan Squash Gelanggang Remaja Kecamatan Koja, Jakarta Utara, mulai 22 hingga 26 September.

"bibit-bibit atlet berbakat dapat tumbuh,"

Sebanyak 144 atlet dari enam provinsi mengikuti kejuaraan ini terdiri dari, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Utara.

Kejuaraan ini mempertandingkan 12 kategori, yakni Men’s Open, Women’s Open, Kelompok Umur (KU) 11 Putra, KU 11 Putri, KU 13 Putra, KU 13 Putri, KU 15 Putra, KU 15 Putri, KU 17 Putra, KU 17 Putri, KU 19 Putra, dan KU 19 Putri.

1.282 Pelajar Meriahkan Invitasi Pencak Silat Jakarta Open 2026

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, Jakarta terus bergerak menjadi kota global yang tidak hanya maju dalam ekonomi dan budaya, tetapi juga kuat dalam olahraga.

“Bagi saya, olahraga bukan sekadar pertandingan yang mencari juara, olahraga adalah sarana membangun karakter, menumbuhkan disiplin, memperkuat kebersamaan, dan menggerakkan masyarakat menuju hidup yang lebih sehat dan produktif,” ujar Andri, Selasa (22/9).

Menurutnya, squash merupakan cabang olahraga yang menuntut kecepatan, ketahanan fisik, ketepatan, dan kecerdasan membaca permainan.

“Di dalam kotak lapangan yang sempit, seorang atlet dituntut mengambil keputusan dalam hitungan detik. Nilai-nilai itulah yang juga kita butuhkan dalam kehidupan, fokus, ketangguhan, dan sportivitas,” katanya.

Andri menuturkan, Squash Jakarta Open 2026 memiliki arti penting sebagai ruang bagi para atlet untuk menguji kemampuan, menambah jam terbang, dan mengukur kesiapan diri.

Bagi Jakarta, kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga prestasi yang berkelanjutan, mulai dari pembinaan atlet, penguatan organisasi cabang olahraga, hingga penyelenggaraan kejuaraan yang berkualitas.

“Melalui kejuaraan seperti inilah bibit-bibit atlet berbakat dapat tumbuh dan bersiap menyongsong berbagai agenda besar olahraga nasional ke depan, termasuk PON XXII Tahun 2028,” katanya.

Ia berharap Squash Jakarta Open 2026 juga diharapkan menjadi wadah kompetisi bagi atlet squash dari berbagai tingkatan usia dan level kemampuan, meningkatkan prestasi melalui pengalaman bertanding yang kompetitif sesuai standar nasional dan internasional.

“Serta memperkenalkan dan memasyarakatkan olahraga squash kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mendukung program peningkatan prestasi olahraga di Provinsi DKI Jakarta,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3300 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2181 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye873 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye838 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye824 personAldi Geri Lumban Tobing