You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Atlet invitasi renang otoy
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

350 Atlet Pelajar Ikuti Invitasi Renang DKI Jakarta 2026

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Pengprov Akuatik DKI Jakarta menggelar Invitasi Cabang Olahraga Renang Pelajar Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Kolam Renang Bulungan, Jakarta Selatan, pada 13-15 September 2026.

"Ini sebuah prestasi,"

Kegiatan ini diikuti 350 atlet pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat yang berasal dari 170 sekolah di DKI Jakarta, terdiri atas 130 SMP sederajat dan 44 SMA/SMK sederajat. Terdapat 48 nomor yang diperlombakan pada kejuaraan ini yakni, Gaya Bebas, Gaya Punggung, Gaya Kupu-kupu, Gaya Dada panjang 50, 100, dan 200 meter baik putra maupun putri kelompok SMP dan SMA.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, invitasi tersebut menjadi wadah bagi para atlet pelajar untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Selain itu, kompetisi ini menjadi sarana untuk mengukur hasil pembinaan yang selama ini dilakukan oleh sekolah dan klub masing-masing atlet.

Ratusan Mahasiswa Berkompetisi di Invitasi Cabang Olahraga Beladiri dan Terukur

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengukur kemampuan yang selama ini dilaksanakan sekolah dan klub masing-masing,” ujarnya, Senin (14/9).

Ia menyampaikan, dari kompetisi tersebut diharapkan muncul atlet-atlet potensial yang dapat memperkuat DKI Jakarta pada berbagai ajang nasional hingga membawa nama Indonesia di tingkat internasional.

Andri menilai, hasil pertandingan juga dapat menjadi tolok ukur bagi para pelatih untuk mengevaluasi program pembinaan yang telah berjalan.

Ia menjelaskan, cabang olahraga renang DKI Jakarta memiliki catatan prestasi yang membanggakan. Pada PON XXI/2024 di Aceh-Sumut, renang DKI Jakarta meraih 15 medali emas, 11 perak, dan 12 perunggu. Sementara pada POPNAS XVII 2025, kontingen DKI Jakarta mengoleksi 12 emas, empat perak, dan enam perunggu.

“Ini sebuah prestasi yang membanggakan dan patut dijadikan kebanggaan bersama bahwa DKI Jakarta tetap menjadi salah satu barometer kekuatan cabang olahraga renang di nasional,” katanya.

Andri menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berkomitmen melanjutkan dukungan terhadap pembinaan atlet renang melalui pembinaan yang berjenjang, penyediaan sarana dan prasarana, program beasiswa atlet, serta dukungan finansial.

Ia juga berpesan kepada para atlet agar terus meningkatkan kemampuan, menjaga kedisiplinan, pola makan dan istirahat, serta menjunjung sportivitas.

“Jangan mudah puas, berperilaku baik di lapangan dan di luar lapangan. Satu hal yang tidak kalah penting, tetap jaga tali persaudaraan sesama atlet dan pelatih,” ucapnya.

Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid mengatakan, pembinaan cabang olahraga akuatik, khususnya renang, terus berjalan secara berkelanjutan setelah PON 2024. Pembinaan dilakukan melalui program pelatihan daerah (Pelatda) di tingkat provinsi maupun klub-klub.

“Konsistensi pembinaan tersebut membuat KONI DKI optimistis prestasi renang Jakarta pada PON mendatang dapat melampaui raihan pada PON 2024,” ungkapnya.

Ia turut menyoroti tingginya antusiasme perenang muda dan dukungan orang tua dalam proses pembinaan. Menurutnya, peran orang tua sangat menentukan keberlanjutan pembinaan karena latihan renang membutuhkan dukungan dan komitmen sejak usia dini.

“Atlet terbaik dari berbagai klub memiliki kesempatan yang sama untuk memperkuat DKI Jakarta di ajang tingkat nasional maupun internasional. Prinsipnya PON itu siapa pun, yang penting atlet yang terbaik, itu yang akan mewakili Jakarta,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye7786 personDessy Suciati
  2. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye3040 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1899 personDessy Suciati
  4. Trotoar Sepanjang Jalan Fachrudin Ditata Petugas Gabungan

    access_time09-09-2026 remove_red_eye1209 personFolmer
  5. Kuota Guru ASN Terbatas, Komisi A Minta Tenaga Pendidik Non-ASN Diberi Ruang

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1206 personFakhrizal Fakhri