You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260927 WA0008
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pemkot Jaksel Kerja Bakti Serentak di 65 Kelurahan

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mengadakan kerja bakti massal serentak di 65 kelurahan sebagai langkah preventif menghadapi musim penghujan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh infrastruktur pengendalian air, mulai dari saluran lingkungan hingga badan sungai, dalam kondisi siap menghadapi peningkatan curah hujan.

"Sebelum memasuki musim penghujan"

Kerja bakti dipimpin langsung Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, di Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan. Di lokasi tersebut, kegiatan difokuskan pada penanganan sedimen lumpur dan sampah di Kali Mampang serta pembersihan saluran air di lingkungan permukiman warga.

Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Serentak di 56 Kelurahan

Syafrin mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh sarana dan prasarana pengendalian air, khususnya saluran, berada dalam kondisi optimal sebelum memasuki musim penghujan.

"Tujuannya adalah memastikan sebelum memasuki musim penghujan, seluruh sarana dan prasarana, khususnya kesiapan saluran, sudah paripurna," ujarnya, Minggu (27/9).

Syafrin menjelaskan, sebanyak 300 petugas gabungan dikerahkan dalam kerja bakti di Kelurahan Kuningan Barat. Personel tersebut berasal dari berbagai unsur satuan tugas penanganan prasarana.

"Untuk memberikan contoh kepada masyarakat, aksi gotong royong juga melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Sekretariat Kota, kecamatan, kelurahan, hingga seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," terangnya.

Syafrin menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Peningkatan curah hujan ekstrem setiap tahun perlu diimbangi dengan partisipasi aktif masyarakat agar sampah tidak dibuang sembarangan ke saluran air maupun kali.

"Kami akan terus menggencarkan sosialisasi pengelolaan sampah mandiri, mulai dari pemilahan sampah dari sumbernya hingga pengolahan kembali agar budaya menjaga kebersihan dapat tumbuh dari kesadaran kolektif warga demi Jakarta Selatan yang bebas dari ancaman banjir," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo merinci, pengerukan Kali Mampang dilakukan sepanjang 437 meter. Pekerjaan tersebut dimulai sejak 8 Agustus dan ditargetkan rampung pada 30 Oktober 2026.

"Saat ini pengerjaan sudah mencapai 61 persen dengan total volume sedimen yang dikeruk mencapai sekitar 1.055 meter kubik," bebernya.

Selain pengerukan saluran air, lanjut Santo, pembangunan turap di sekitar Kali Mampang juga dilakukan sejak 7 Juli 2026. Pekerjaan tersebut memiliki volume lebih dari 400 meter dan saat ini telah mencapai progres 70 persen. Pembangunan ditargetkan selesai pada 4 Desember mendatang.

"Kami mengerahkan tiga unit alat berat serta lima unit dump truck untuk mengangkut hasil kerukan. Selain dibuang ke Ancol, sebagian material juga ditempatkan di lokasi pembuangan di samping area pengerjaan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14731 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3767 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye2225 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye2140 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1521 personAnita Karyati