Konektivitas Transportasi Publik Diminta Jangkau Jalan Mikro
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mendorong konektivitas transportasi publik terus diperluas hingga menjangkau jalan-jalan yang lebih mikro guna memudahkan masyarakat mengakses transportasi publik.
"Kita apresiasi apa yang sudah dikerjakan Gubernur,"
Dikatakan Wibi, konektivitas transportasi tersebut diharapkan mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.
Ia pun mengapresiasi perkembangan layanan transportasi publik Jakarta yang kini telah menjangkau lebih dari 93 persen wilayah. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan peningkatan konektivitas transportasi di ibu kota.
Rano Ajak Warga Beralih ke Transportasi Umum"Kita apresiasi apa yang sudah dikerjakan Bapak Gubernur dan Kepala Dinas Perhubungan. Pertahankan dan tingkatkan lagi," ujar Wibi, usai menghadiri Puncak Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (29/9).
Menurut Wibi, integrasi antarmoda turut memperkuat konektivitas transportasi publik. Namun, pengembangan tersebut perlu diikuti insentif bagi pesepeda dan pejalan kaki agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan selain menggunakan kendaraan pribadi.
"Kita harus bisa berpikir out of the box bagaimana kita memberikan insentif kepada pesepeda maupun juga para pejalan kaki di Jakarta. Sehingga mereka memilih untuk menggunakan sepeda dan berjalan kaki di Jakarta daripada menggunakan kendaraan pribadi," jelasnya.
Ia menambahkan, pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak diimbangi penambahan ruas jalan menjadi tantangan transportasi Jakarta. Sebab itu, sterilisasi jalur transportasi publik dan penguatan konektivitas dalam rencana induk transportasi perlu terus diperhatikan.
"Kita mungkin sudah punya Mikrotrans, tapi konektivitasnya harus lebih besar lagi, sehingga orang akan memilih menggunakan transportasi publik dibanding kendaraan pribadi," tandasnya.