You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Revitalisasi masjid cut mutia folmer
photo Folmer - Beritajakarta.id

Revitalisasi Masjid Cut Meutia Dimulai

Sebagai upaya menjaga bangunan bersejarah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai merevitalisasi Masjid Cut Meutiah yang terletak di Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/10).

Merawat warisan sejarah dan menjaga identitas Jakarta

Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim mengatakan, revitalisasi dilakukan guna menjaga kelestarian fisik bangunan bersejarah peninggalan kolonial, sekaligus mempertahankan fungsi religi sebagai pusat syiar Islam yang inklusif.

"Revitalisasi Masjid Cut Meutia jadi prioritas, karena nilai historis unik yang berbeda dengan sarana tempat ibadah umumnya," ujar Ali. 

Objek Cagar Budaya di Jakarta Makin Bertambah

Disebutkan Ali, sebelum ditetapkan menjadi masjid pada 1986 bangunan bergaya kolonial tersebut pernah difungsikan sebagai kantor pos. 

Untuk itu, kata Ali, revitalisasi memerlukan pendekatan khusus agar tidak merusak struktur asli serta menggabungkan dua aspek vital yakni wisata religi dan sejarah.

Ia juga meminta pelaksana proyek revitalisasi menerapkan standar "empat tepat" yakni tepat waktu, mutu, anggaran, dan manfaat. 

"Renovasi fisik masjid dilakukan kontraktor spesialis yang memahami karakteristik bangunan tua untuk menghindari kerusakan struktural, seperti kemiringan bangunan yang sudah ada sejak awal," tuturnya.  

Dari sisi pendanaan, lanjut Ali, revitalisasi Masjid Cut Meutia menggunakan pembiayaan kreatif melalui tanggung jawab sosial atau CSR perusahaan.

"Jadi, ini tidak membebani kas daerah. Kami mengucapkan terima kasih kepada CSR yang terlibat dalam revitalisasi Masjid Cut Mutia," ucap Ali.  

Ali menegaskan, setelah direvitalisasi nanti Masjid Cut Meutia tetap menjadi ruang publik yang terbuka dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat termasuk non-Muslim, tanpa kehilangan identitas sebagai pusat ketenangan dan syiar Islam.

"Pemerintah bertanggung jawab melanjutkan estafet sejarah ini kepada generasi penerus. Jangan sampai bangunan ini rusak. Revitalisasi ini adalah ikhtiar bersama merawat warisan sejarah dan menjaga identitas Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1404 personTiyo Surya Sakti
  2. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1397 personAnita Karyati
  3. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1385 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1246 personFolmer
  5. Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

    access_time30-09-2026 remove_red_eye1119 personFolmer