You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dukcapil Laksana Sultan SMAN 79 tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Laksana Sultan di SMAN 79 Mudahkan Pelajar Tertib Adminduk

Layanan Anak Sekolahnya Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Selatan (Laksana Sultan) menyambangi SMAN 79 Jakarta, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Layanan ini memberikan kemudahan bagi para pelajar untuk tertib administrasi kependudukan (Adminduk).

"Layanan jemput bola"

Kepala Sektor Dukcapil Kecamatan Setiabudi, Rizki Parlindungan mengatakan, kegiatan tersebut difokuskan pada perekaman KTP-el bagi siswa serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi peserta didik, tenaga pendidik, dan karyawan di lingkungan sekolah.

Dinas Dukcapil Perkuat Pengawasan WNA di Jakarta

"Kegiatan dimulai tadi sekitar pukul 09.00 dan selesainya itu setelah seluruh pelajar melakukan perekaman. Layanan jemput bola tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 300 peserta didik usia pemula untuk melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el)," ujarnya, Selasa (6/10).

Rizki berharap, para peserta didik yang sudah memenuhi syarat agar dapat segera melakukan perekaman sehingga memiliki KTP-el sekaligus memaksimalkan aktivasi IKD.

"Antusiasnya cukup tinggi di sini. Mudah-mudahan hingga sore nanti pelayanan yang kita berikan terus berjalan optimal," terangnya.

Lurah Menteng Atas, Yuyun Ayunah menuturkan, layanan jemput bola tersebut sangat penting, terutama bagi pelajar yang memiliki jadwal kegiatan sehari-hari cukup padat.

"Ini sangat memudahkan mereka. Setelah jemput bola di sekolah, kami juga meminta kepada Dukcapil untuk melakukan layanan di lingkungan warga," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 79 Jakarta, Ria Putri Yanti menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan program jemput bola tersebut karena sangat membantu peserta didik dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi kantor kelurahan atau kecamatan.

"Layanan ini luar biasa karena langsung terjun ke lapangan dengan sistem jemput bola. Untuk pelajar di sekolah kami berjumlah 679 orang, dan kemungkinan yang berusia 16 tahun lebih ada sekitar setengahnya, yaitu kurang lebih 300 peserta didik. Kami harapkan yang 300 itu dapat terjangkau semuanya," ucapnya.

Ria berharap, program yang dinilai bermanfaat tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.

"Untuk anak-anak kelas 10 yang rata-rata mau menginjak usia 17 tahun dan harus mempunyai KTP, layanan jemput bola ini sangat bermanfaat sekali karena memudahkan mereka mendapatkan KTP elektronik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6510 personNurito
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye1939 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1521 personFolmer
  4. Inflasi Jakarta 0,13 Persen, Daging Ayam, Cabai, dan Beras Jadi Penyumbang Utama

    access_time03-10-2026 remove_red_eye1296 personFakhrizal Fakhri
  5. Yuk Kunjungi Festival Palang Pintu XVII di Jalan Kemang Raya

    access_time03-10-2026 remove_red_eye1162 personTiyo Surya Sakti