You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Monitoring terumbu karang anita
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Tidung Berjalan Baik

Berdasarkan hasil pemantauan Unit Pelaksana Teknis Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (UPT PBKL) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, upaya rehabilitasi terumbu karang kawasan perairan Pulau Tidung menunjukkan perkembangan positif. 

"Konservasi tidak berhenti"

Kepala UPT PBKL Dinas KPKP DKI Jakarta, Andi Dala Jemma mengatakan, tingkat tutupan terumbu karang di kawasan Pulau Tidung Besar saat ini mencapai 59,70 persen dan masuk kategori baik. Kemudian, di perairan Pulau Tidung Kecil tercatat 33,93 persen atau berada dalam kategori sedang.

600 Substrat Terumbu Karang Ditenggelamkan di Perairan Pulau Pari

"Pemantauan dilakukan secara berkala dan berkelanjutan untuk memastikan terumbu karang yang sudah direhabilitasi dapat tumbuh dan berkembang dengan baik," ujarnya, Kamis (8/10).

Menurutnya, monitoring juga diperlukan untuk mengevaluasi perkembangan rehabilitasi sekaligus mengetahui kemampuan karang dalam menghadapi berbagai perubahan kondisi lingkungan perairan.

"Konservasi tidak berhenti pada penanaman bibit. Pemantauan diperlukan untuk melihat ketahanan karang terhadap sedimentasi dan perubahan suhu air laut, sehingga pemulihan ekosistem dapat berlangsung optimal," imbuhnya.

Andi menjelaskan, pemantauan dilakukan langsung di bawah permukaan laut dengan penyelaman menggunakan sejumlah peralatan pendukung. 

"Pemeriksaan meliputi kondisi substrat, pertumbuhan dan tingkat tutupan karang, serta kondisi lingkungan di sekitar lokasi rehabilitasi," terangnya.

Andi menambahkan, sebelumnya UPT PBKL Dinas KPKP DKI Jakarta sudah mendistribusikan sebanyak 10.684 bibit karang ke sejumlah Daerah Perlindungan Laut Berbasis Masyarakat (DPL-BM) yang berada di Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Payung, dan Pulau Lancang.

Menurutnya, keberhasilan konservasi laut tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat pesisir. Kelompok binaan diharapkan konsisten menjaga kawasan perairan, termasuk mencegah aktivitas penangkapan ikan yang merusak atau destructive fishing.

"Kami ingin kelompok pengelola DPL-BM semakin berdaya. Karang yang sehat berdampak pada kelimpahan stok ikan sekaligus membuka peluang ekowisata bahari bagi warga," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPL-BM Lestari Indah Pulau Tidung, Lah Mudin mengapresiasi pendampingan berkelanjutan yang dilakukan jajaran Dinas KPKP DKI Jakarta.

Ia menuturkan, pemantauan secara rutin membantu kelompok masyarakat mengetahui perkembangan kondisi terumbu karang sekaligus menentukan langkah perawatan yang diperlukan.

Ia berharap, dukungan pemerintah terhadap kebutuhan operasional perawatan dapat terus diberikan. Sebab, masa kritis pertumbuhan karang membutuhkan pemeliharaan secara intensif, setidaknya selama tiga tahun.

"Kami bersyukur ada perkembangan yang cukup baik. Substrat dan bibit yang diberikan terus dipantau dan dirawat bersama," ucapnya.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua DPL-BM Ekopuri Pulau Pari, Ibe. Ia menyampaikan, fragmen karang yang ditransplantasikan mulai melekat kuat pada media substrat dan mampu beradaptasi dengan baik terhadap arus perairan setempat.

"Bibit karang mulai tumbuh stabil. Kehadiran tim PBKL untuk memantau langsung memberi semangat bagi kami untuk terus konsisten merawat laut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29468 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11622 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6981 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3944 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1735 personAldi Geri Lumban Tobing