You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelajar di Jakut Diajak Jauhi Tawuran
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Pelajar di Jakut Diajak Jauhi Tawuran

Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Utara menggelar Roadshow Jakarta Damai bertajuk "Pelajar Bersatu, Tawuran Berlalu" di SMK Perguruan Cikini, Jalan Alur Laut, Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 pelajar sekolah tersebut. 

"Menyelesaikan perbedaan melalui dialog"

Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Utara, Reza Pahlevi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran pelajar dalam menyelesaikan konflik secara damai dan menghindari tindakan kekerasan. 

Kesbangpol Jakbar Gelar Dialog Peningkatan Kerukunan Umat Beragama

"Kegiatan hari ini merupakan angkatan keempat setelah sebelumnya digelar di tiga sekolah lain. Melalui kegiatan ini, kami mengajak pelajar menyelesaikan perbedaan melalui dialog dan saling menghargai, bukan dengan kekerasan," ujarnya, Kamis (15/10).

Reza menjelaskan, upaya pencegahan tawuran membutuhkan sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan pihak sekolah. Karena itu, sosialisasi akan terus diperluas ke sekolah-sekolah lain di Jakarta Utara.

Ia berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran pelajar untuk menjaga pergaulan, menghindari tindakan negatif, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan damai.

"Pekan depan, rangkaian roadshow dijadwalkan berlanjut ke SMK Nusantara di Kelurahan Tugu Utara," terangnya.

Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Widodo mengingatkan pelajar agar tidak mudah terprovokasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

"Salurkan energi masa muda untuk hal-hal berprestasi. Jangan korbankan masa depan demi solidaritas yang keliru, karena tawuran dapat berujung pada proses hukum serta merugikan orang tua dan sekolah," ungkapnya.

Sementara itu, siswa kelas XI SMK Perguruan Cikini, Muhammad Raihan (17) mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai cara menyikapi konflik antar pelajar. Sosialisasi tersebut juga membuka wawasannya tentang batasan hukum dan dampak tawuran.

"Sosialisasi ini sangat membuka pikiran kami untuk lebih cerdas menyaring ajakan negatif di luar sekolah dan fokus mengejar kompetensi kejuruan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

    access_time04-11-2026 remove_red_eye36989 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

    access_time05-11-2026 remove_red_eye25832 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye3978 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

    access_time04-11-2026 remove_red_eye2788 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Waduk Kampung Rambutan 1 Bakal Jadi Ruang Terbuka Multifungsi

    access_time06-11-2026 remove_red_eye1671 personAldi Geri Lumban Tobing