Tinjau Hasil Rehabilitasi Tiga Sekolah, Rano Minta Disdik Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno meninjau tiga bangunan sekolah yang rampung direvitalisasi yakni SDN Lebak Bulus 04, SMPN 299 Jakarta dan SDN Cilandak Barat 08.
"Rehabilitasi ini bagian dari upaya memperbaiki kualitas,"
Ketiga gedung tersebut merupakan hasil revitalisasi dari anggaran multiyears tahun 2025.
"Rehabilitasi ini bagian dari upaya memperbaiki kualitas dan pemerataan infrastruktur pendidikan di Jakarta," ujar Rano, Jumat (16/10).
Rehabilitasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Tidung Berjalan BaikDijelaskan Rano, rehabilitasi ini merupakan hal wajar lantaran bangunan sekolah yang dipugar ulang ada yang memasuki usia lebih dari 50 tahun, seperti SDN Lebak Bulus 04, berdiri sejak tahun 1973 dan SDN Cilandak Barat 08 berdiri sejak tahun 1976. Kemudian, SMPN 299 merupakan sekolah baru yang ditujukan menjawab kebutuhan akses SMP Negeri di wilayah Jakarta Selatan.
SDN Lebak Bulus 04 dan SMPN 299 Jakarta dibangun setinggi lima lantai dalam satu area lahan seluas 4.100 meter persegi di Jalan Puskesmas, Lebak Lubus, Cilandak. Sedangkan SDN Cilandak Barat 08 berdiri di area lahan seluas 4.500 meter persegi di Jalan Taman Wijata Kusuma V, Cilandak Barat, Cilandak.
Dijelaskan Rano, pembangunan gedung SDN Lebak Bulus 04 dan SMPN 299 menghabiskan anggaran sekitar Rp 70 milliar. Sedangkan pembangunan SDN Cilandak Barat 08 m ngahbiskannanggaran sekitar Rp 31 milliar.
Fasilitas sekolah juga sudah dirancang lebih lengkap dan ramah bagi semua siswa dengan dilengkapi akses untuk disabilitas, lift, peralatan proteksi kebakaran, sarana olahraga, ruang terbuka hijau, fasilitas solar panel serta pengaturan sirkulasi udara dan pencahayaan alami.
Namun, dengan adanya tambahan fasilitas ini, Rano menekankan pentingnya aspek keselamatan. Sebab itu, Ia meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar melaksanakan pelatihan kebencanaan di area gedung, termasuk menghadapi gempa.
"Kalau dulu kan sekolah di Jakarta ini mungkin enggak lebih dari dua lantai, sekarang hampir lima bahkan enam lantai. Saya perintahkan Bu Kadis harus sering berlatih mengantisipasi bencana walaupun kita tidak berharap, tapi lebih bagus sedia payung sebelum hujan," tandasnya.