You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PSX 20261023 135203
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

20 Pelaku Usaha Jasa Keuangan Meriahkan Jakarta Financial Festival 2026

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, Jumat (23/10), membuka secara resmi Jakarta Financial Festival 2026 di Blok M Square, Jalan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

Upaya mendekatkan literasi keuangan kepada masyarakat

Kegiatan yang dimeriahkan 20 pelaku usaha jasa keuangan ini diisi dengan kegiatan edukasi, konsultasi, pengenalan produk dan layanan, serta berbagai aktivitas interaktif hingga Sabtu (24/10) besok.

"Kawasan ini dipilih bukan tanpa sebab, melainkan bentuk nyata ruang-ruang kota kini turut menciptakan daya tarik bagi pembangunan, usaha, kreativitas dan ekonomi masyarakat," ujar Rano. 

Pemprov DKI Pastikan Kapasitas Keuangan untuk Terbitkan Obligasi

Dikatakan Rano, festival ini sebagai upaya mendekatkan literasi keuangan kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda dengan cara yang lebih relevan dan menarik. 

"Talenta muda Indonesia saat ini perlu terus didorong untuk mengembangkan ide, membuka peluang usaha, sekaligus memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik," ujar Rano.

Rano menyampaikan rasa syukur ekonomi Jakarta belakangan ini terus tumbuh menguat dengan data triwulan kedua tahun 2026, ekonomi Jakarta tumbuh 5,52 persen dan sektor perdagangan berkontribusi sebesar 18,24 persen. 

"Angka ini menegaskan pentingnya aktivitas perdagangan dalam menggerakkan perekonomian kota," tuturnya.

Rano menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta terus berkomitmen dalam memperluas akses keuangan. Ini terbukti dengan keberhasilan meraih penghargaan sebagai Tim Percepatan Akselerasi Keuangan Daerah (TPAKD) Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Jawa-Bali. 

Wagub berharap, apa yang telah dicapai tidak membuat semua pihak berpuas diri serta semakin memperkuat komitmen agar layanan keuangan semakin mudah diakses, dipahami, dan dimanfaatkan secara aman oleh publik. 

"Saya mengajak industri jasa keuangan dan seluruh mitra untuk terus memperkuat sinergi dalam mendampingi, memperluas edukasi, serta menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha," tegasnya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebe), Edwin Nurhadi menambahkan, survei nasional literasi dan inklusi keuangan (SNLIK) yang digelar OJK, BPS, dan LPS menempatkan Provinsi DKI Jakarta pada peringkat tertinggi di Indonesia. 

"Inklusi keuangan di Jakarta mencapai 99,74 persen serta literasi keuangannya sekitar 84,01. Angka itu jauh di atas rata-rata nasional dengan nilai inklusi keuangan 93,61 persen dan literasinya 69,57 persen," bebernya.

Namun, masih belum sepadannya angka inkulisi dan literasi itu juga menjadi PR untuk bisa ditingkatkan. Selain itu, DKI Jakarta juga menjadi provinsi dengan laporan aktivitas keuangan ilegal dan scam tertinggi kedua di Indonesia.

"Karena itu, berkaitan dengan bulan Inklusi Keuangan, Kami bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan menggelar event Jakarta Financial Festival untuk mengedukasi masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5061 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1811 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1757 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1544 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1527 personAnita Karyati