You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Nikah massal jaktim nur
photo Nurito - Beritajakarta.id

10 Pasangan Ikuti Nikah Massal Gratis di Pondok Bambu

Sebanyak 10 pasangan dari keluarga prasejahtera mengikuti program nikah massal yang digelar Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pondok Bambu di Masjid Al Hidayah, RW 09, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Sangat baik dan terpuji"

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto mengapresiasi inisiatif LMK Pondok Bambu yang menginisiasi program nikah massal untuk membantu warga prasejahtera mendapatkan pelayanan pernikahan secara resmi.

Suku Dinas Dukcapil Jakarta Utara Fasilitasi Nikah Massal Gratis

Menurutnya, kegiatan sosial tersebut sudah menjadi budaya positif di Pondok Bambu yang perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Ini suatu yang sangat baik dan terpuji. Karena ini juga suatu ibadah untuk persiapan berkeluarga," ujarnya, Senin (26/10).

Ia berharap, seluruh pasangan yang mengikuti program nikah massal tersebut dapat membangun keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah serta dikaruniai keturunan yang baik dan menjadi generasi emas pada masa mendatang.

Kusmanto menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran panitia yang sudah melakukan proses seleksi secara ketat terhadap calon peserta.

"Seleksi ini penting untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang memiliki niat tidak baik," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Forum LMK Kelurahan Pondok Bambu, Muhammad Idris memaparkan, program nikah massal merupakan pengembangan kegiatan sosial yang sebelumnya sudah dilaksanakan, seperti khitanan massal.

"Kali ini kami meningkatkan pelayanan sosial dengan menyelenggarakan program pernikahan gratis bagi keluarga prasejahtera. Pendaftaran dibuka sejak Januari lalu dan yang mendaftar ada 37 pasangan. Namun, setelah diverifikasi hanya 10 yang lulus seleksi," ucapnya.

Sementara itu, salah satu pasangan peserta nikah massal, Firza Dimas Aji Pangestu (30) dan Rini Septiani (27), mengaku sangat senang dapat mengikuti program tersebut karena membantu untuk melangsungkan pernikahan secara resmi tanpa mengeluarkan biaya.

"Proses pendaftaran hingga pengurusan administrasi berjalan mudah karena mendapat pendampingan dari panitia," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye4042 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2824 personAnita Karyati
  3. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1634 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1582 personNurito
  5. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1555 personDessy Suciati