You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Warga Kampung Deret di Kapuk Keluhkan PJU Mati
photo Folmer - Beritajakarta.id

Warga Kampung Deret Kapuk Keluhkan PJU

Warga kampung deret di RT 02, 03, 05/04, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, mengeluhkan penerangan jalan umum (PJU) yang hingga saat ini tak kunjung menyala.

Ya, kalau malam hari, jalan lingkungan gelap gulita

Kampung deret yang berada RW 04 dibangun pada tahun 2013 saat kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Namun, penerangan jalan di pemukiman warga sejak ditata menjadi kampung deret tidak pernah menyala.

“Ya, kalau malam hari, jalan lingkungan gelap gulita. Paling yang ada penerangan dari beberapa rumah warga yang menerangi sepanjang jalan,” kata Nimin R, Ketua RT 02/04 kepada Beritajakarta.com, Jumat (11/9).

Lampu PJU JLNT Antasari Diperbaiki

Nimin mengaku, tak satu pun lampu penerangan jalan bersinar sejak terpasang pada tahun 2013. “Kita sudah capek mengadukan persoalan ini ke kelurahan dan kecamatan untuk ditindaklanjuti ke instansi terkait, biar sarana lampu jalan  bisa difungsikan,” paparnya.

Ketua RW 04, Nurahman mengharapkan, lampu PJU di pemukiman warga kampung deret dapat menyala sehingga pada malam hari jalan dapat terlihat terang.

“Intinya kekurangan kampung deret di wilayah kami hanya lampu saja yang belum menyala. Kita sudah mengajukan permohonan dan berharap bisa diselesaikan secepatnya,” ujar Nurahman.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2109 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1095 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye999 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye996 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye980 personFakhrizal Fakhri