You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Antisipasi Angkot Ngetem, Sudin Perhubungan Siagakan Petugas di Fly Over Tebet
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Cegah Angkot Mangkal, Kolong Flyover Tebet Dijaga

Sebanyak enam personel Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan, akan ditempatkan di kolong flyover Tebet di Jalan Abdullah Syafii, Kelurahan Bukit Duri, Tebet.

Kami akan siagakan enam petugas di sekitar flyover Tebet untuk mencegah angkot atau bus ngetem

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan, Slamet Dahlan mengatakan, kolong flyover yang berdekatan dengan Stasiun Tebet kerap dimanfaatkan awak angkutan untuk mangkal atau menurunkan dan menaikan penumpang.

"Kami akan siagakan enam petugas di sekitar flyover Tebet untuk mencegah angkot atau bus ngetem," kata Slamet, Jumat (11/9).

61 Angkutan Umum Terjaring Razia

Menurut Slamet, akibat maraknya angkutan umum yang ngetem membuat arus lalintas di kawasan itu sering tersendat, terutama pagi dan sore hari.

"Selain yang berjaga, kami juga akan melakukan patroli di kawasan tersebut," ujar Slamet.

Sebelumnya, Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan menggelar razia angkutan umum di Jalan Abdullah Syafii. Hasilnya belasan angkutan umum ditindak petugas.

"Total ada 12 angkutan umum yang ditindak, 11 mikrolet di BAP karena ngetem dan satu bus dikandangkan, karena tidak bisa menunjukkan surat-suratnya," terang Slamet.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1184 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1161 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye948 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye933 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye848 personBudhi Firmansyah Surapati