You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tawuran Johar Baru Pecah, Seorang Warga Terluka
photo Doc - Beritajakarta.id

Seorang Warga Terluka Akibat Tawuran di Johar Baru

Tawuran kembali terjadi di Johar Baru, Minggu (11/9) dinihari kemarin. Seorang tukang ojek terluka akibat peristiwa tersebut.

Saya juga sudah minta polisi untuk bertindak tegas, tangkap semua pelaku tawuran dan diproses secara hukum

Informasi yang dihimpun, tawuran antar warga Kota Paris dan Baladewa, Kelurahan Tanah Tinggi terjadi sekitar pukul 03.30 hingga 04.15. Tak hanya itu, setelah sempat diredam pihak kepolisian selama 15 menit, tawuran kembali pecah antara warga kompleks Baladewa dengan Rusun Tanah Tinggi.  

Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede menyesalkan kembali pecahnya tawuran tersebut. Pasalnya, sepekan sebelumnya telah dilangsukan deklarasi anti tawuran di wilayah tersebut.  

Tawuran di Jl Dewi Sartika, Empat Warga Terluka

Menurut Mangara, kejadian tersebut telah dilaporkan kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

"Saya juga sudah minta polisi untuk bertindak tegas, tangkap semua pelaku tawuran dan diproses secara hukum," ujar Mangara, Minggu (13/9).

Amir (40), salah seorang warga mengaku tidak tahu penyebab tawuran. Warga terlihat saling serang menggunakan berbagai peralatan.

"Tawuran reda setelah polisi membubarkan menggunakan tembakan gas air mata berkali-kali ke kerumunan massa," ujar Amir.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2016 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye975 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye883 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye856 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye766 personFakhrizal Fakhri