You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ada Lubang, Jembatan Kali Ancol Nyaris Jebol
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Jembatan Kali Ancol Berlubang

Jembatan Kali Ancol yang jadi akses penghubung Jalan RE Martadinata menuju Kantor Kementerian Perhubungan, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran dan sebaliknya, kondisinya banyak berlubang, bakan nyaris bolong.

Agar kendaraan yang melintas di jembatan tidak terjerembab, kami terpaksa pasang kayu balok di lubang tersebut sebagai tanda

Pantauan Beritajakarta.com, kondisi yang rusak berdiameter hampir satu meter dan banyak aspal sudah mengelupas. Demi keselamatan pengendara, terpaksa dipasang balok kayu di atas jalan berlubang tersebut.

Sutrisno (53), tukang ojek yang mangkal di dekat jembatan mengatakan, rusaknya jembatan hingga nyaris bolong hingga kerangka besinya terlihat itu, sudah berlangsung sebulan lebih.

Jalan Kendal dan Jalan Blora Rusak

“Agar kendaraan yang melintas di jembatan tidak terjerembab, kami terpaksa pasang kayu balok di lubang tersebut sebagai tanda,” ujar Sutrisno, Senin (14/9).

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Warsito mengaku, pihaknya belum mengetahui akan rusak dan nyaris bolongnya jembatan tersebut.

Ditambahkan Warsito, pihaknya akan melakukan pengecekan ke lokasi. Apabila memang benar rusak, pihaknya segera melakukan perbaikan. 

“Saya belum tahu kalau jembatan rusak dan nyaris bolong. Untuk itu saya akan cek, bila benar akan segera dilakukan perbaikan demi kenyamanan dan keamanan pengendara,” tandas Warsito.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati