You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
TP PKK Gelar Evaluasi Kecakapan Orang Tua
photo Suparni - Beritajakarta.id

TP PKK Gelar Evaluasi Kecakapan Orangtua

Tim Penggerak Pembinaan Kesejahtreraan Keluarga (TP PKK) Kepulauan Seribu, menggelar evaluasi terhadap kadernya yang sudah mendapatkan Pendidikan Kecakapan Keorangtuaan beberapa waktu lalu di Ruang Pola Kantor Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Kita ingin evaluasi atas ilmu yang pernah diberikan sebelumnya, apakah sudah diterapkan atau belum

Wakil Ketua II TP PKK, Kepulauan Seribu, Siti Juhriyah Ismer mengatakan, kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut bagi yang sebelumnya sudah dilatih selama tiga  hari untuk menuju ke tingkatan berikutnya.

“Kita ingin evaluasi atas ilmu yang pernah diberikan sebelumnya, apakah sudah diterapkan atau belum," ujar Siti, Senin (14/9).

Anggota TP PKK Jakut Diberi Pelatihan

Beberapa hal yang perlu dievaluasi, kata Siti, diantaranya soal kecakapan keorangtuaan untuk melindungi keluarga, manajerial ekonomi dan keuangan dalam rumah tangga, serta pola asuh anak.

Siti menambahkan, ada tujuh kriteria yang harus dilaksanakan di setiap tingkatan kecakapan keorangtuaan tersebut agar peserta menjadi orangtua yang mampu mendidik anak- anaknya menjadi pintar, hebat dan soleh.

"Kami berharap pesertanya meningkat tiap tahun, tidak hanya sampai pada angka 50 orang saja. Agar dapat menjadi contoh bagi generasi penerusnya, dan meningkat kesejahteraannya," tandas Siti.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11922 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1360 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1326 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1296 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1005 personBudhi Firmansyah Surapati