You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kolong Tol Sedyatmo Disterilkan Pihak Kecamatan Penjaringan
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

115 Bangunan di Kolong Tol Sedyatmo Dibongkar

Jajaran Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, menertibkan ratusan bangunan liar di kolong Tol Sedyatmo. Nantinya kolong tol tersebut akan direfungsi kembali menjadi jalur hijau.

Kita punya Satpol PP. Tapi kita juga jalin kerja sama untuk penindakan hukum pada petugas Polsek Penjaringan, agar penghuni bangunan liar tidak balik lagi

"Keberadaan bangunan liar itu tidak sesuai dengan peruntukkan, jumlahnya 115. Karena melanggar Perda Ketertiban Umum, kolong tol itu kita sterilkan sekarang," ujar Yani Wahyu Purwoko, Camat Penjaringan, di lokasi penertiban, Selasa (15/9).

Dalam penertiban kolong tol yang mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta itu, sebanyak 150 petugas gabungan dikerahkan pihak Kecamatan Penjaringan. Bukan hanya itu, pihaknya juga mengerahkan satu unit buldoser dan lima buah truk pengangkut sampah.

236 PKL di Jl Pasar Karang Anyar Segera Ditertibkan

Yani mengatakan, pihaknya akan melakukan penjagaan usai penertiban. Bagi warga yang nekat, pihak kecamatan tidak segan untuk mempidana.

"Kita punya Satpol PP. Tapi kita juga jalin kerja sama untuk penindakan hukum pada petugas Polsek Penjaringan, agar penghuni bangunan liar tidak balik lagi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6879 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5677 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3395 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2126 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1894 personAnita Karyati