You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Berdiri Diatas Fasos Fasum, 20 Bangunan di Pasar Baru Dibongkar
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

20 Bangunan Liar di Pasar Baru Dibongkar

Puluhan bangunan liar di Jalan Syafei, Gang Arnold RT 07/01, Kelurahan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat ditertibkan. Warga penghuni bangunan tersebut akan direlokasi ke Rumah Susun (Rusun) Marunda, Jakarta Utara.

Warga diberikan pemahaman kalau mereka salah mendirikan bangunan di atas jalan

Lurah Pasar Baru, Wahyu Simatupang mengatakan, dilokasi tersebut tercatat dihuni oleh 35 Kepala Keluarga (KK). Bangunan berdiri memakan bahu jalan, yang mengakibatkan jalan menjadi sempit karena dipenuhi bangunan liar.

"Kita bersama dengan Camat Sawah Besar sudah melakukan sosialisasi sejak awal. Warga diberikan pemahaman kalau mereka salah mendirikan bangunan di atas jalan," ujar Wahyu, Senin (21/9).

130 PKL Karang Anyar Direlokasi ke Dalam Pasar

Warga pun, lanjut Wahyu, mengerti dengan keputusan dari pemerintah. Dan kemudian melakukan pembongkaran bangunan yang sudah ditempatinya lebih dari 10 tahun.

"Mereka akhirnya membongkar bangunannya. Tapi petugas PPSU kita turunkan untuk membantu, dan rencananya sore ini sudah tuntas semua," katanya.

Menurut Wahyu, pihak kelurahan dan kecamatan sangat memperhatikan kondisi warga. Sehingga telah berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk memberikan relokasi hunian ke Rusun Marunda, Jakarta Utara. "Warga lebih memilih pindah ke lokasi lain yang letaknya tidak jauh," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3246 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2088 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye772 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye762 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye713 personDessy Suciati