You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Item Terkendala Bangunan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pembangunan Jalan Inspeksi Kali Item Terkendala Bangunan

Pembangunan jalan inspeksi Kali Item, Kemayoran, Jakarta Pusat, banyak menemui kendala di lapangan. Diantaranya keberadaan 10 rumah warga yang posisinya menjorok ke badan jalan.  Selain itu, dua rumah pompa juga berada di badan jalan. Dari total sekitar tiga kilometer, saat ini masih tersisa 1,5 kilometer yang belum rampung pembangunannya.


Harus ada rapat lanjutan. Karena di lapangan masih ada beberapa rumah warga yang menjorok ke jalan

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, usai meninjau kawasan jalan inspeksi Kali Item, Jumat (25/9) sore, mengaku akan menggelar rapat lanjutan. Sebab ternyata masih banyak berdiri rumah warga yang menjorok ke badan jalan. Jika tidak ditertibkan, dikhawatirkan akan mengganggu lalu lintas saat jalan dioperasikan. Pihaknya meminta Camat Kemayoran untuk mensosialisasikan pada warga.

Harus ada rapat lanjutan. Karena di lapangan masih ada beberapa rumah warga yang menjorok ke jalan. Tentunya rumah-rumah tersebut harus ditertibkan. Kami minta agar rumah segera dibongkar sendiri,” ujar Arifin.

Jalan Inspeksi Kali Item Jadi Lahan Parkir Liar

Selain itu, rumah pompa di Serdang dan Sumur Batu, posisinya juga harus dirapikan. Sebab bagian pintu pagarnya tidak rata dengan pagar lainnya sehingga menjorok ke jalan. Lebar jalan inspeksi Kali Item ini rata-rata 7,5 meter.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat, Pamudji menambahkan, saat ini masih ada kurang lebih 1,5 kilometer jalan yang konstruksinya belum rampung. Pengerjaan jalan inspeksi ini dilakukan kerjasama dengan pihak ketiga melalui program Corporate Social Responcibility (CSR).

“Kendalanya ada rumah penjaga pintu air yang juga harus dibongkar. Karena lokasinya persis di tengah lahan yang akan dijadikan jalan inspeksi. Tidak ada pembebasan lahan dalam pembangunan jalan inspeksi karena lahannya memang milik pemerintah,” ujar Pamudji.

Pamudji menargetkan  akhir Desember pembangunan jalan inspeksi sudah rampung. Sehingga pada Januari mendatang jalan sudah bisa difungsikan untuk jalan inspeksi yang menghubungkan Jalan Yos Sudarso dengan kawasan Serdang, Sumur Batu dan Sunter.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye3299 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. MRT Terapkan Tarif Rp1 pada 22, 27, dan 28 Juni 2026

    access_time21-06-2026 remove_red_eye978 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye929 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye897 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye819 personFolmer