You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Basuki Akan Gratiskan Bus Transjakarta Bagi Lansia
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Lansia akan Digratiskan Naik Bus Transjakarta

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama akan menggratiskan warga lanjut usia (lansia) di ibukota yang membuka rekening tabungan di Bank DKI naik bus Transjakarta.

Saya sudah minta lansia yang buka rekening Bank DKI kami gratiskan naik bus Transjakarta


"Saya sudah minta lansia yang buka rekening Bank DKI kami gratiskan naik bus Transjakarta," kata Basuki, dalam acara Jalan sehat Melawan Pikun peringatan World Alzheimer's Month di Pintu Barat Daya, Monas, Minggu (27/9).

Dikatakan Basuki, para lansia yang memiliki uang pas-pasan harus membuka rekening‎ Bank DKI agar bisa diberikan bantuan non tunai (non cash). Mengingat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sudah tak mau memberikan bantuan sosial berupa beras dan lain sebagainya. "Nanti disunat, kami mau kirim bantuan mentah saja. Kirim uang melalui bank," ujarnya.

Basuki: Kami Ingin Umur Orang Jakarta Panjang

Selain Bank DKI, Basuki juga mengajak bank lain bekerja sama dengan Pemprov DKI memberikan layanan kepada warga yang berekonomi kurang mampu. Syaratnya, bank tersebut harus menyumbangkan armada bus melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). "Ini bantu ekonomi kita. Kalau CIMB mau ikut‎ silakan, tapi sumbang bus," ucapnya.

Menurut basuki, jika armada bus di ibukota sudah cukup memenuhi kebutuhan, seluruh warga juga akan digratiskan naik bus Transjakarta. Namun dengan catatan, pendapatan yang didapatkan masyarakat tersebut hanya sebesar Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp,2,7 juta.

‎"Kalau bus kita sudah cukup, gaji warga hanya sebesar UMP, asal buka rekening di bank, kami gratiskan naik bus," tuturnya.

Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan puskesm‎as dan klinik kesehatan di pasar-pasar tradisional bagi masyarakat lansia yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Masyarakat yang kesulitan berobat ke puskesmas atau klinik kesehatan karena masalah transportasi, bisa dilayani di rumah lewat program Ketuk Pintu Layani dengan Hati.

"Kalau tidak bisa dianter, naik taksi mahal, telpon puskesmas atau lapor pak lurah. Dari sana nanti datang ke rumah. Ini namanya pelayanan Ketuk Pintu Layani dengan Hati," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye3814 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1010 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye974 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye893 personFolmer
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye775 personBudhi Firmansyah Surapati