You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cegah Atap Rumah Warga Ringsek, Pohon Tua Ditebang PPSU Semper Barat
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Bahayakan Warga, Pohon Tua Ditoping

Menindaklanjuti keluhan warga yang merasa keselamatannya bisa terancam kondisi pohon tua yang tumbuh miring ke rumahnya, Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, mengerahkan 35 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk melakukan penopingan.   

Kalau kita tidak segera potong, bisa bahaya. Rumah warga di sebelahnya bisa ringsek ditimpa pohon ini

Pohon dengan tinggi 15 meter dan berdiameter satu meter itu ditoping petugas PPSU dengan bantuan satu  unit mobil tangga milik Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Utara .

Lurah Semper Barat, Muhammad Iqbal mengatakan, penopingan pohon tua itu merupakan tindak lanjut dari keluhan warga melalui aspirasi Qlue.

Jakbar Kekurangan Petugas Pengawas Taman

"Kalau kita tidak segera potong, bisa bahaya. Rumah warga di sebelahnya bisa ringsek ditimpa pohon ini," ucap Iqbal, Senin (28/9).

Iqbal menambahkan, pihaknya berencana melakukan penopingan pohon lain di wilayahnya jika keberadaan pohon tersebut membahayakan warga sekitar.

"Jadi enngak hanya lewat Qlue. Kita setiap hari lakukan monitorning, pohon mana saja yang sudah harus ditebang," tandas Iqbal.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6883 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5678 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3425 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2128 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1894 personAnita Karyati