You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Delapan Unit Rusunawa Tambora Disegel
photo Doc - Beritajakarta.id

Delapan Unit Rusun Tambora Disegel

Sebanyak delapan unit Rusun Tambora, Jakarta Barat disegel. Penyegelan dilakukan setelah petugas Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Wilayah II Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta menggelar inspeksi mendadak (sidak) door to door kepada penghuni tiga tower Rusunawa Tambora yang sekelas apartemen.

Kami masih memberi dispensasi, jika hingga sepekan pemilik tidak menggubris segel ini, terpaksa dilakukan pengusiran

Dalam segel merah tersebut tertera "Unit Ini Dalam Penguasaan" UPRS Wilayah II Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI. Penghuni diminta mengosongkan unit dalam waktu 3x24 jam. Apabila tidak mengindahkan akan dilakukan pengosongan secara paksa sesuai ketentuan Pasal 203 (ayat 1) KUHP.

Penyegelan berdasarkan empat ketentuan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun, Perda DKI Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi Daerah, Peraturan Gubernur DKI Nomor 143 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPRS DKI dan Surat Perjanjian Pemakaian Unit Hunian Rusunawa.

Praktik Jual Beli Rusunawa Tambora Diselidiki

"Kami masih memberi dispensasi, jika hingga sepekan pemilik tidak menggubris segel ini, terpaksa dilakukan pengusiran. Penyegelan ini bukti bahwa kami tidak main-main, dan memastikan kalau isu adanya praktik mafia rusun itu tidak benar," tegas Nuri Sawitri, Kepala UPRS Wilayah II Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI, Senin (28/9).

Nuri mengaku gerah atas tersiar isu mafia rusun yang justru santer dibicarakan oleh warga dari luar yang iri hati karena tidak mendapat jatah. Kendati dari sejumlah kamar yang digedor petugas masih menemukan penghuni yang tidak sesuai data Surat Perjanjian (SP), indikasi kuat oper alih itu melanggar aturan sewa di atas sewa.

"Dalam artian, unit rusun itu disewakan kembali oleh si pemegang kuasa SP. Nanti, kita usut lagi, apakah dijual atau dikontrakan. Kita panggil dulu si pemegang kuasa," ungkap Nuri.

Sekadar diketahui, sidak door to door di Rusun Tambora terindikasi bocor ke telinga penghuni. Sebab, dari sekian banyak target yang disasar, pintu unit terkunci rapat. Sempat terjadi cekcok mulut antara petugas dengan beberapa penghuni. Namun, petugas memegang bukti kuat bahwasanya pemegang kuasa atas unit rusun tersebut tidak pernah berada di lokasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6800 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6185 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1415 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1335 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1251 personAldi Geri Lumban Tobing