You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perbaiki PJU, Jaktim Butuh 200 PHL
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Perbaiki PJU, Jaktim Butuh 200 PHL

Untuk menangani perawatan serta perbaikan ribuan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tersebar di 65 wilayah kelurahan, Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Timur, membutuhkan sekitar 200 Pekerja Harian Lepas (PHL). Nantinya mereka ditugaskan untuk memperbaiki kerusakan lampu PJU di wilayah ini. 

Kami utamakan PHL lulusan STM listrik dan berdomisili di DKI Jakarta serta kuat begadang

"Kami utamakan PHL lulusan STM listrik dan berdomisili di DKI Jakarta serta kuat begadang. Kami buka lamaran mulai November mendatang," kata Saukani, Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Timur, Selasa (29/9).

Menurut Saukani, sesuai arahan Kepala Dinas Perindustrian dan Energi Daerah DKI, setiap kelurahan nantinya ditempatkan tiga PHL. Mereka ditugaskan memperbaiki kerusakan lampu serta melakukan perawatan.

Jaktim Akan Pasang 7.667 Lampu Baru

"Kalau memang sangat terpaksa, karena PHL tidak mencukupi, nantinya kami akan membentuk dua tim untuk masing-masing kecamatan. Setiap tim terdiri dari tiga PHL," ujar Saukani.

Menurut Saukani, HL yang direkrut kemudian diberikan pelatihan selama dua bulan untuk menangani kerusakan lampu PJU. Diharapkan dengan melibatkan PHL, kerusakan lampu PJU bisa diminimalisir. Direncanakan pada Januari mendatang, para PHL sudah mulai bertugas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1180 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1154 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye920 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye842 personBudhi Firmansyah Surapati