You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Kerugian Kebakaran Di Setiabudi 1,5 M
photo Izzudin - Beritajakarta.id

Kerugian Kebakaran di Setiabudi Ditaksir Mencapai Rp1,5 M

Kerugian akibat terbakarnya bedeng pekerja dan rumah dua lantai milik warga di Jalan Sumbangsih 5 RT 08/02, Kelurahan Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.

Luas areal yang terbakar sekitar 2.000 meter persegi, kerugiannya diduga sekitar Rp1,5 miliar

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Edi Sucipto mengatakan, kebakaran ini diduga dari puntung rokok salah satu pekerja, kemudian membakar bedeng yang terbuat dari triplek.

"Luas areal yang terbakar sekitar 2.000 meter persegi, kerugiannya diduga sekitar Rp1,5 miliar," ujar Edi, Rabu (30/9).

Warga Rusun Marunda Dilatih Antisipasi Kebakaran

Dijelaskan Edi, untuk memadamkan api pihaknya mengerahkan 16 unit mobil pemadam. "Sekitar satu jam kemudian, api berhasil kami padamkan," ucap Edi.

Bowo, warga yang jadi saksi mata saat kejadian memaparkan, awalnya hanay terlihat asap menebal dari bedeng tempat tinggal para pekerja, kemudian ada api membesar dan menyambar bangunan tempat tinggal milik Hapotan Marpaung.   

"Tadinya asap kemudian api membesar dan menyambar rumah di sebelahnya," tandas Bowo.

Peristiwa kebakaran ini terjadi sore hari sekitar pukul 115.50 dan berhasil dipadamkan pada pukul 16.30.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6285 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2752 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2284 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1913 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1789 personNurito