You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
RPTRA di Kelurahan Sunter Jaya, Volume Sampah Diprediksi Meningkat
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Peresmian RPTRA Sunter Jaya, 30 Petugas Kebersihan Dikerahkan

Sudin Kebersihan Jaakarta Utara mengerahkan sebanyak 30 petugas kebersihan saat peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, siang nanti.

Untuk antisipasi sampah saat peresmian nanti kami kerahkan empat truk kecil dan 30 petugas kebersihan

Rencananya, peresmian RPTRA yang berada di RT 13/05 Kelurahan Sunter Jaya ini akan dihadiri langsung Veronica Basuki dan diprediksi akan ramai dikunjungi warga.

"Untuk antisipasi sampah saat peresmian nanti kami kerahkan empat truk kecil dan 30 petugas kebersihan," ujar Bondan Diah Ekowati, Kepala Sudin Kebersihan Jakarta Utara, Kamis (1/10).

30 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sentiong

Pantauan Beritajakarta.com, menjelang siang, warga berbondong-bondong terus berdatangan ke lokasi peresmian RPTRA tersebut. Sebelumnya, di Kecamatan Tanjung Priok juga telah memiliki RPTRA yakni di Kelurahan Sungai Bambu yang beberapa waktu lalu diresmikan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama.

"Kami berharap Pemprov DKI terus memperbanyak RPTRA agar bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh warga," kata Sutri (35), salah seorang warga.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6800 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6186 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1415 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1336 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1251 personAldi Geri Lumban Tobing