You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Ribuan Warga Padati Ritual Festival Ganceng
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Ribuan Warga Padati Ritual Festival Ganceng

Pemkot Administrasi Jakarta Timur kembali mengadakan Festival Ganceng di Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung. Festival yang digelar setiap tahun ini tampak dipadati ribuan warga yang menonton arak-arakan ritual penanaman dua kepala kambing dan beragam kesenian Betawi dan Sunda.

Di setiap lokasi, kepala kambing ditanam satu. Setelah itu rombongan kembali ke halaman kelurahan

Festival Ganceng yang juga dikenal dengan sebutan hajat bumi ini merupakan ritual warga Kelurahan Pondok Ranggon sebagai ungkapan wujud syukur. Sebelum festival berlangsung, acara dimulai dengan kegiatan tahlilan dan doa bersama di Makam Keramat Ganceng.

Lurah Pondok Ranggon, Mahpuz mengatakan, acara dilanjutkan sejak siang tadi sekitar pukul 13.00. Dua kepala kambing diarak dari Makam Keramat Ganceng menuju tapal perbatasan di RW 06, Desa Harjamukti, Cimanggis, Depok, Jawa Barat dan Kramat Ampel, di RT 08/05, Pondok Ranggon, Cipayung.

Festival Kuliner Pulau Seribu Digelar 1 Oktober

"Di setiap lokasi, kepala kambing ditanam satu. Setelah itu rombongan kembali ke halaman kelurahan," kata Mahpuz.

Di halaman kelurahan, beragam kesesian akan ditampilkan, seperti wayang golek, musik tanjidor dan kesenian topeng Betawi. Secara bergiliran seni budaya yang bercampur antara Sunda dan Betawi dipentaskan sebagai pamungkas ritual syukuran warga Pondok Ranggon.

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, Festvial Ganceng merupakan budaya tradisional yang sangat unik dan memiliki nilai budaya tinggi. Oleh karena itu, pihaknya akan melestarikan budaya langka ini agar tetap eksis.

Bahkan Bambang berencana mengajukan anggaran untuk bantuan pelaksanaan festival agar lebih besar lagi gaungnya, melalui APBD DKI. Jika perlu, setiap even akan dikolaborasi dengan kegiatan di tingkat kota.

"Di wilayah ibukota, ternyata masih ada kegiatan unik dan tradisional. Tentu ini jadi salah satu budaya langka warisan leluhur yang harus kita lestarikan. Budaya seperti ini hanya satu-satunya di Jakarta," ujar Bambang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6766 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5667 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2909 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2111 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1879 personAnita Karyati