You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Senioritas Kampus Timbulkan Kemunduran Pendidikan
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Senioritas Kampus Timbulkan Kemunduran Pendidikan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyayangkan masih adanya sistem senioritas yang mewarnai dunia pendidikan tanah air, khususnya di ibukota. Padahal senioritas tersebut justru menimbulkan kemunduran dalam pendidikan itu sendiri.

Kamu bisa cek, kita di jurusan Geologi, nggak pernah tuh ada senioritas-senioritasan

"Kamu bisa cek, kita di jurusan Geologi, nggak pernah tuh ada senioritas-senioritasan," kata Basuki saat menghadiri reuni akbar Jurusan Geologi Fakultas Teknik Kebumian dan Energi Universitas Trisakti di Candi Bentar Convention Hall Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, Minggu (11/10).

Alumnus Trisakti Bangga, Basuki Pimpin Jakarta

Basuki mengaku, sejak masuk kampus Universitas Trisakti, tidak pernah mengalami bentuk kekerasan apapun dari seniornya. 

"Bahkan kami dulu yang junior selalu diajak sama senior kalau ada kegiatan. Itu yang bener. Nggak ada itu kekerasan waktu saya kuliah," kenang Basuki.

Basuki mengharapkan, dengan ditiadakannya senioritas di dunia pendidikan, para mahasiswa dapat terpacu kemauannya untuk makin tekun menuntut ilmu.

Basuki diketahui menyelesaikan pendidikan strata satu di Jurusan Geologi Fakultas Teknik Kebumian dan Energi Universitas Trisakti angkatan 1984.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1829 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1390 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1070 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1055 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye973 personAnita Karyati