You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kali Sunter Tercemar Limbah Kotoran Ayam
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Kali Sunter Tercemar Limbah Kotoran Ayam

Kali Sunter di Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur tercemar limbah kotoran ayam yang berasal tempat penampungan dan pemotongan ayam wilayah Pondok Aren, Kota Bekasi. Koordinasi lintas wilayah harus segera dilakukan.

Harus ada jarak mendirikan bangunan dengan kali

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana, menginstrusikan Lurah Pondok Ranggon untuk berkoordinasi dengan aparat wilayah bersangkutan terkait keberadaan tempat penampungan dan pemotongan ayam.

Sampah dan Limbah Pabrik Cemari Kali Sunter

"Lurah Pondok Ranggon sudah kita instruksikan agar segera berkoordinasi dengan wilayah sebelah, untuk mencari solusi saat melakukan kerja bakti bersama lagi," kata Bambang, Senin (12/10).

Bambang menilai, pemilik tempat penampungan dan pengolahan ayam tidak mempertimbangkan ketersediaan tempat pembuangan limbah. Apalagi tempatnya yang berada di bantaran kali, seharusnya tidak diperbolehkan oleh pemerintah setempat.

"Harus ada jarak mendirikan bangunan dengan kali. Lokasi penampungan dan pemotongan ayam ini letaknya di Pondok Aren wilayah Bekasi sehingga kita tidak bisa memberikan tekanan kepada mereka untuk membenahinya," tandas Bambang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3445 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2333 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1176 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye927 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye913 personFakhrizal Fakhri